SIMALUNGUN – Senin siang, 9 Maret 2026, suasana di Jembatan Baley, Huta Marubun III, Sitampulak, Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, terasa istimewa dan penuh kebanggaan. Sejak pukul 13.00 WIB, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama masyarakat memadati lokasi untuk mengikuti Launching 200 Titik Jembatan Garuda yang diresmikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD), Maruli Simanjuntak, melalui sambungan video conference terpusat di Desa Lhok Kutunggu, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.
Hadir dalam momen bersejarah tersebut Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., bersama Bupati Simalungun dan unsur Forkopimda lainnya. Kehadiran Kapolres menjadi simbol kuat sinergitas dan soliditas TNI–Polri dalam mendukung program pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Kapolsek Tanah Jawa Kompol Banuara Manurung, S.H., saat dikonfirmasi pada Senin malam sekira pukul 21.00 WIB, membenarkan kehadiran Kapolres dalam kegiatan tersebut sekaligus menegaskan makna strategis program Jembatan Garuda bagi masyarakat Simalungun.
“Kapolres Simalungun hadir langsung dalam launching 200 Jembatan Garuda di wilayah Kabupaten Simalungun. Ini adalah wujud dukungan Polri terhadap program pembangunan TNI AD yang sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di daerah yang selama ini membutuhkan akses infrastruktur yang lebih baik,” ujar Kompol Banuara Manurung.
Program 200 Jembatan Garuda merupakan wujud komitmen TNI Angkatan Darat dalam memperkuat konektivitas antarwilayah, terutama di daerah yang sebelumnya terkendala akses transportasi. Kehadiran jembatan ini di Kabupaten Simalungun membawa harapan baru bagi masyarakat yang selama ini harus menempuh jalur memutar atau melewati akses yang kurang layak.
Dengan terbangunnya jembatan tersebut, mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, hingga pelayanan kesehatan diharapkan semakin lancar dan efisien. Infrastruktur yang memadai diyakini menjadi salah satu kunci percepatan pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan.
“Program Jembatan Garuda ini adalah bukti nyata bahwa TNI AD hadir tidak hanya dalam konteks pertahanan, tetapi juga dalam pembangunan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Polri mendukung penuh program strategis seperti ini,” tambah Kompol Banuara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Simalungun Dr. H. Ahmad Anton Saragih, S.E., M.M., yang menyampaikan apresiasi atas terwujudnya program strategis tersebut di wilayahnya. Hadir pula Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana, S.Sos., M.M.A.S., M.Han., serta perwakilan Korem 022/PT.
Selain itu, Kadis PUTR Kabupaten Simalungun Binson Damanik, Camat Tanah Jawa Andi Supandi, S.H., Danramil 01/SU Kapten Inf Zulpan Efendi, para pangulu, kepala dusun, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga sekitar turut menyaksikan momentum bersejarah tersebut dengan penuh antusias.
Acara berlangsung khidmat dan lancar hingga selesai. Sekira pukul 16.00 WIB, Kapolres Simalungun meninggalkan lokasi setelah seluruh rangkaian kegiatan rampung.
Kehadiran Kapolres dalam launching Jembatan Garuda ini menegaskan komitmen Polri untuk tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga menjadi bagian aktif dalam mendukung setiap program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Momentum ini menjadi pesan kuat bahwa soliditas TNI–Polri bukan sekadar slogan, melainkan kekuatan nyata dalam membangun negeri — menghadirkan infrastruktur, membuka akses, dan menumbuhkan harapan baru bagi masyarakat hingga ke pelosok daerah. (Tim)




















