SIMALUNGUN – Dalam upaya menjaga ketertiban serta membentuk karakter disiplin di kalangan pelajar, Kanit Intelkam Polsek Tanah Jawa AKP J. Samosir bersama  Kanit Provos AIPTU K. Saragi turun langsung memberikan pembinaan kepada sejumlah siswa yang sedang berkumpul di Simpang Tangsi, Nagori Belimbingan, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun. Kamis (05/03/2025)

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian pihak kepolisian terhadap generasi muda, khususnya pelajar, agar tidak terjerumus pada perilaku negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

Di hadapan para siswa, AKP J. Samosir memberikan pencerahan serta himbauan agar para pelajar lebih disiplin dalam menjalankan kewajiban sebagai siswa. Ia menegaskan bahwa waktu sekolah harus dimanfaatkan dengan baik untuk belajar, bukan untuk bolos atau berkeliaran di luar lingkungan sekolah.

“Sebagai pelajar, tugas utama kalian adalah belajar dan menuntut ilmu. Jangan sampai masa depan rusak hanya karena kebiasaan bolos sekolah atau berkumpul tanpa tujuan yang jelas di luar jam belajar,” ujar AKP J. Samosir saat memberikan arahan.

Selain itu, para siswa juga diingatkan agar setelah jam sekolah berakhir segera kembali ke rumah masing-masing. Hal tersebut penting untuk menghindari potensi terjadinya pergaulan bebas, kenakalan remaja, maupun hal-hal yang dapat menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kanit Provos Polsek Tanah Jawa AIPTU K. Saragi juga memberikan pesan terkait keselamatan berlalu lintas. Ia mengingatkan para pelajar yang menggunakan kendaraan agar selalu mematuhi aturan berkendara dan tidak melakukan aksi berbahaya, seperti menaiki kendaraan di bagian atas atau “di atas cup” kendaraan.

“Kami mengingatkan agar adik-adik semua selalu mengutamakan keselamatan. Jangan naik kendaraan secara berbahaya, apalagi di atas cup. Selain melanggar aturan, itu juga sangat berisiko terhadap keselamatan,” tegasnya.

Lebih lanjut, para pelajar juga diimbau untuk tidak terlibat dalam aksi tawuran maupun perkelahian antar pelajar yang kerap terjadi di sejumlah daerah. Menurut AIPTU K. Saragi, konflik seperti itu tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga dapat berujung pada masalah hukum.

“Kami berharap kalian bisa menjadi generasi muda yang membanggakan keluarga, sekolah, dan daerah. Hindari tawuran, jangan mudah terpancing emosi, dan fokuslah pada pendidikan,” tambahnya.

Kegiatan pembinaan tersebut mendapat respons positif dari para pelajar yang hadir. Mereka tampak mendengarkan dengan serius setiap arahan yang disampaikan oleh petugas kepolisian.

Polsek Tanah Jawa menegaskan bahwa kegiatan pembinaan seperti ini akan terus dilakukan secara rutin di berbagai titik yang sering menjadi tempat berkumpulnya para pelajar. Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk mencegah kenakalan remaja serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di wilayah hukum Polsek Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun.

Editor : Bang Aziz