SIMALUNGUN – Hari Jumat, 12 Desember 2025, menjadi momen yang penuh berkah dan haru bagi keluarga Ibu Sarni dan suaminya, Pak Paijan, warga Simpang Tangsi, Nagori Balimbingan, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun. Di pagi yang cerah itu, rumah sederhana pasangan suami istri tersebut kedatangan tamu istimewa dari Polsek Tanah Jawa yang membawa bantuan sembako dalam program rutin bertajuk Jumat Berkah.
Kegiatan sosial ini dipimpin langsung oleh Panit Samapta Polsek Tanah Jawa, Ipda Abar Manik, bersama dua personel lainnya, yakni Aiptu A.L. Siahaan dan Aiptu M. Sihombing selaku Ps Panit Binmas. Sekira pukul 09.00 WIB, ketiga personel kepolisian tersebut menyambangi kediaman Ibu Sarni dan Pak Paijan dengan membawa paket sembako lengkap yang diperuntukkan bagi warga kurang mampu.
Kedatangan aparat kepolisian ini sontak membuat suasana rumah sederhana tersebut dipenuhi rasa haru. Ibu Sarni tak kuasa menahan air mata saat menerima bantuan yang diberikan dengan penuh keikhlasan. Bagi pasangan suami istri yang hidup dengan kondisi ekonomi pas-pasan ini, bantuan tersebut bukan hanya sekadar pemenuhan kebutuhan pokok, melainkan juga simbol kepedulian dan kehadiran negara melalui Polri di tengah kehidupan mereka.
Saat dikonfirmasi pada Jumat sore sekitar pukul 15.20 WIB, Kapolsek Tanah Jawa, Kompol Asmon Bufitra, SH, MH, menjelaskan bahwa kegiatan Jumat Berkah merupakan program rutin Polsek Tanah Jawa sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan uluran tangan.
“Program Jumat Berkah ini kami laksanakan secara rutin setiap hari Jumat. Hari ini personel kami menyerahkan bantuan sembako kepada keluarga Ibu Sarni dan Pak Paijan sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat kurang mampu,” ujar Kapolsek.
Kapolsek menjelaskan, paket sembako yang disalurkan terdiri dari beras 5 kilogram, mi instan 5 bungkus, telur satu papan, minyak goreng 1 kilogram, gula pasir 1 kilogram, serta satu kotak teh celup. Seluruh bantuan tersebut disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga penerima manfaat dalam beberapa hari ke depan.
Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan bahwa kegiatan Jumat Berkah tidak hanya berfokus pada penyerahan bantuan material semata. Personel Polsek Tanah Jawa juga menerapkan pendekatan humanis dengan menyempatkan diri berbincang langsung bersama warga, mendengarkan cerita kehidupan mereka, serta memberikan motivasi dan semangat agar tetap tegar menghadapi kondisi ekonomi yang sulit.
“Personel kami tidak hanya datang menyerahkan bantuan lalu pergi. Mereka duduk bersama, berbincang, dan mendengarkan keluh kesah warga. Ini bagian dari pendekatan humanis Polri agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran kami,” jelas Kapolsek.
Suasana kekeluargaan tampak jelas saat personel Polsek Tanah Jawa berbincang santai dengan Ibu Sarni dan Pak Paijan. Tanpa sekat dan formalitas berlebihan, komunikasi terjalin hangat dan penuh empati. Kehadiran Polri di rumah mereka bukan hanya membawa sembako, tetapi juga membawa rasa aman, perhatian, dan dukungan emosional.
Kapolsek Tanah Jawa menambahkan, kegiatan Jumat Berkah merupakan implementasi nyata dari semangat “Polri untuk Rakyat” serta upaya membangun hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat. Menurutnya, kepercayaan publik terhadap Polri dapat tumbuh kuat apabila masyarakat merasakan langsung kepedulian dan kedekatan aparat kepolisian.
“Dengan kegiatan seperti ini, kami berharap Polri semakin dekat dan dicintai masyarakat. Ketika hubungan emosional terbangun dengan baik, maka sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat juga akan semakin kuat,” ungkapnya.
Ibu Sarni dengan suara bergetar menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Polsek Tanah Jawa atas bantuan yang diterimanya. Ia mengaku tidak menyangka akan mendapatkan perhatian langsung dari aparat kepolisian. Sementara itu, Pak Paijan yang bekerja serabutan juga merasa sangat terbantu, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang semakin sulit.
Kapolsek Tanah Jawa menegaskan bahwa program Jumat Berkah akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan dengan menyasar warga kurang mampu di wilayah hukum Polsek Tanah Jawa secara bergiliran. Dengan demikian, manfaat program ini dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan sosial seperti ini. Selain membantu secara materi, kami juga ingin membangun ikatan emosional yang kuat dengan masyarakat,” pungkas Kapolsek.
Di akhir keterangannya, Kapolsek Tanah Jawa juga mengajak seluruh elemen masyarakat yang memiliki kelebihan rezeki untuk ikut berbagi dan peduli terhadap sesama. Menurutnya, semangat gotong royong dan kepedulian sosial merupakan kunci untuk membangun masyarakat yang kuat, harmonis, dan saling mendukung.
Tim Redaksi : A01











