Deli SerdangPercut Sei Tuan, Masjid Al-Ikhlas resmi menggelar salat Jumat perdana di lokasi barunya yang berada di Dusun XIV, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Jumat (2/1). Pelaksanaan ibadah ini menandai babak baru setelah sebelumnya masjid direlokasi dari Komplek Veteran Dusun 8 Desa Medan Estate. Salat Jumat perdana tersebut berlangsung khidmat dan dipadati ratusan jemaah dari berbagai kalangan.

Tak hanya menjadi momentum spiritual, Badan Kenaziran Masjid (BKM) Al-Ikhlas juga menunjukkan kepedulian sosial dengan menyalurkan paket sembako serta makan siang kepada jemaah dan warga sekitar usai pelaksanaan salat Jumat.

Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan, Wakil Bupati Lom Lom Suwondo, Ketua MUI Deli Serdang Drs. KH Kaya Hasibuan yang bertindak sebagai khatib, serta Ketua BKM Al-Ikhlas Ir. Surachman.

Dalam khutbahnya, KH Kaya Hasibuan menegaskan pentingnya menjadikan masjid sebagai pusat kebaikan dan ketakwaan umat.

“Orang yang memakmurkan masjid akan mendapat pertolongan Allah. Siapa yang membangun masjid atas dasar takwa, bukan kesombongan, akan dibangunkan istana di surga,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat pembinaan umat, sumber informasi kebaikan, serta sarana peningkatan martabat dan kesejahteraan umat Islam.
“Mari kita tingkatkan kehadiran dan kebersamaan dalam berjamaah di masjid,” ajaknya.

Sementara itu, Bupati Deli Serdang Asri Ludin Tambunan menegaskan bahwa pembangunan dan pemakmuran masjid merupakan investasi akhirat bagi umat.

“Membangun masjid sama artinya menyiapkan rumah di surga. Untuk urusan agama, kita harus bersatu. Jika ada masjid baru yang lebih layak dan mampu menampung lebih banyak jemaah, maka itulah yang seharusnya dimakmurkan,” ujarnya.

Bupati juga menekankan bahwa lokasi Masjid Al-Ikhlas saat ini telah memiliki legalitas yang jelas, karena lahan sudah atas nama BKM.
“Ini bukan soal kuantitas, tapi bagaimana masjid menjadi ladang amal sepanjang hidup kita. Dari sisi hukum dan kepemilikan lahan, tidak ada lagi persoalan,” tegasnya.

Ketua BKM Al-Ikhlas Ir. Surachman menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya salat Jumat perdana di lokasi baru tersebut. Ia memastikan bahwa proses relokasi telah melalui musyawarah dan kesepakatan dengan pihak-pihak terkait.

“Alhamdulillah, dengan dukungan masyarakat dan berbagai pihak, salat Jumat perdana ini dapat terlaksana. Di lokasi lama sudah tidak ada lagi jemaah, sehingga relokasi menjadi langkah terbaik demi kemaslahatan bersama,” pungkasnya.

(Tim)