Menu

Mode Gelap
 

Daerah Β· 22 Mei 2024 18:35 WIB

51 Orang Pengungsi Rohingya Terdampar di Tanjung Pura-Langkat


 51 Orang Pengungsi Rohingya Terdampar di Tanjung Pura-Langkat Perbesar

ANEWS-Chanel//Langkat – Warga Desa Kwala Langkat, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dihebohkan dengan kedatangan 50 pengungsi Rohingya dari kawasan pantai di desa mereka pada Rabu (22/5/2024) sekitar pukul 10.00 WIB.

Menurut informasi yang dihimpun oleh awak media, para pengungsi tersebut terombang-ambing di lautan, dan kemudian dibantu oleh sebuah kapal yang membawa mereka ke daratan, tepatnya di Desa Kwala Langkat.

Tidak ada penolakan dari warga setempat terhadap para pengungsi yang datang. Sebaliknya saat ini, masyarakat merasa kasihan terhadap pengungsi.

Informasi yang di himpun pemerintahan desa serta warga setempat menyumbangkan pakaian, minuman, makanan, bahkan rokok kepada para pengungsi.

Para pengungsi yang kebanyak pria ini, sedang didata oleh petugas TNI dan Polri di lokasi penampungan sementara, di Gedung Serba Guna, Dusun V, Desa Kwala Langkat, Tanjung Pura.

Ketua BPD Desa Kwala Langkat, Susi Handayani, ketika dikonfirmasi membenarkan kedatangan pengungsi Rohingya di desanya. “Iya, mereka datang sekitar pukul 10:00 tadi. Saat ini mereka dikumpulkan di Gedung Serbaguna milik desa, di Dusun V, Desa Kwala Langkat,” ujarnya.

Kedatangan para pengungsi sudah dilaporkan oleh pihak Pemerintah Desa ke pihak Kecamatan, Polsek, serta Koramil setempat.

Susi mengatakan, dari 51 orang pengungsi diantaranya 42 laki dewasa,
3 wanita dewasa, 2 orang anak lelaki, dan 4 orang anak perempuan.

Setelah dilakukan perundingan, akhirnya semula warga yang kasihan, namun tidak menginginkan mereka tinggal berada didesa mereka lama-lama, atau menolak keberadaan pengungsi untuk tinggal di desa mereka dengan waktu yang lama.

Diketahui pada umumnya, warga Rohingya adalah minoritas Muslim tanpa kewarganegaraan yang teraniaya di Myanmar. Mereka melarikan diri dari kekerasan dan penindasan di tanah air mereka selama bertahun-tahun. Menyusul serangan militer pada tahun 2017 di negara bagian Rakhine, Myanmar, yang digambarkan oleh PBB sebagai “contoh pembersihan etnis”.

Ratusan juta warga Rohingya melarikan diri melintasi perbatasan ke Bangladesh. Saat ini, hampir 1 juta pengungsi Rohingya tinggal di kamp-kamp yang padat di tenggara Bangladesh.

Dalam keputusasaan, banyak pengungsi meninggalkan kamp pengungsi yang penuh sesak di Bangladesh untuk mencari kehidupan yang lebih baik di negara lain, termasuk Malaysia dan Indonesia. ( AKHYAR )

Editor Redaksi : A01

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

BupatiΒ  Simalungun Lantik 4 PNS Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.

12 Juni 2024 - 13:48 WIB

Pemkab Simalungun Laksanakan Haroan Bolon di Kecamatan Pamatang Silimahuta

11 Juni 2024 - 15:12 WIB

ASN Bersama Masyarakat Marharoan Bolon di Kecamatan Tapian Dolok.

7 Juni 2024 - 10:51 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pj Bupati Langkat Faisal Hasrimy Tanam 11.000 Pohon Mangrove di Kecamatan Brandan Barat

6 Juni 2024 - 20:17 WIB

Dinas Sosial Kabupaten Langkat Luncurkan “Datuk Seri Langkat” dan Pelatihan Anyaman Lidi Disabilitas

6 Juni 2024 - 20:11 WIB

Resmikan SDIT Nurul Fadillah Desa Perdamaian, Pj.Bupati Langkat berharap SDIT ada di setiap Desa.

3 Juni 2024 - 20:28 WIB

Trending di Daerah