SIMALUNGUN – Suatu langkah signifikan menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat Nagori Baja Dolok, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, telah dimulai. Di ruang harungguan desa, sebuah Musyawarah Nagori Khusus telah digelar untuk pembentukan Koperasi Merah Putih. Pertemuan penting ini berlangsung dengan dihadiri oleh berbagai unsur penting pemerintahan dan masyarakat setempat.
Kehadiran Ibu Juni (Kasi PMN mewakili Camat Tanah Jawa), Pangulu Baja Dolok Bapak Jumawan SP, perangkat desa (termasuk para Gamot dan Kaur Desa), Sekdes Baja Dolok Bapak Indra, Maujana Nagori Bapak Bunaydi Spd Bhabinkamtibmas Aiptu AL. Siahan, Babinsa Kopral 1 Rahmat Hidayat, pendamping dan koordinator desa Bapak Wahyudi, tokoh masyarakat, dan puluhan warga setempat, menunjukkan komitmen bersama dalam membangun ekonomi desa.
Musyawarah ini bukan sekadar pertemuan formal. Ia merupakan manifestasi nyata dari semangat kebersamaan dan partisipasi aktif masyarakat dalam membangun perekonomian Nagori Baja Dolok yang penduduknya terbilang padat. Pembentukan Koperasi Merah Putih diharapkan dapat menjadi motor penggerak peningkatan kesejahteraan, pemberdayaan masyarakat, dan kemajuan ekonomi di wilayah tersebut.
Baca Juga : Musyawarah Nagori Khusus, Pembentukan Koperasi Merah Putih, Nagori Tangga Batu.
Dalam sambutannya, Pangulu Jumawan SP menekankan bahwa peningkatan kesejahteraan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah nagori berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan senantiasa terbuka terhadap kritik dan saran demi kemajuan Nagori Baja Dolok.
Beliau juga menjelaskan fungsi pengawasan pemerintah nagori terhadap Koperasi Merah Putih dan berharap pengurus yang terpilih mampu menjalankan tugas sesuai aturan, demi kemajuan masyarakat Baja Dolok.
Koordinator desa, Bapak Wahyudi, memberikan pencerahan mengenai perbedaan Koperasi Merah Putih dengan bentuk koperasi lainnya. Beliau menjelaskan mekanisme pendanaan dan legalitas kepengurusan, termasuk kemungkinan pemanfaatan dana desa sebesar 3% untuk keperluan tersebut. Permodalan awal, menurut beliau, akan dimusyawarahkan dan disepakati bersama oleh pengurus koperasi yang terpilih.

Ibu Juni, mewakili Camat Tanah Jawa, memberikan arahan terkait teknis pemilihan pengurus Koperasi Merah Putih yang harus dilakukan secara terbuka dan transparan, sesuai aturan yang berlaku. Beliau menekankan pentingnya pengurus dan anggota bersama-sama menentukan jenis usaha yang akan dikembangkan.
Besaran dana pokok dan dana wajib, menurut beliau, akan ditentukan melalui rapat dan kesepakatan bersama. Yang terpenting, kata Ibu Juni, adalah memastikan Koperasi Merah Putih berjalan dengan baik dan mampu memaksimalkan potensi ekonomi Nagori Baja Dolok. Semua potensi yang akan dikembangkan melalui koperasi ini perlu dituangkan dalam berita acara musyawarah. Terangnya.
Baca Juga : Polres Simalungun Gelar Upacara Harkitnas ke-117. “Bangkit Bersama, Wujudkan Indonesia Kuat.
Musyawarah Nagori Khusus ini bukan hanya menandai awal pembentukan Koperasi Merah Putih, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam upaya membangun kemandirian ekonomi masyarakat Nagori Baja Dolok. Semangat kebersamaan, transparansi, dan komitmen bersama yang ditunjukkan oleh semua pihak yang hadir menjadi modal berharga dalam mewujudkan cita-cita tersebut.
Semoga Koperasi Merah Putih dapat menjadi agen perubahan yang membawa kesejahteraan dan kemajuan bagi seluruh warga Nagori Baja Dolok.
Penulis : Bang-Aziz











