Simalungun – Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Tim Pembina Posyandu Kabupaten Simalungun terus memperkuat pelayanan dasar masyarakat dengan menggelar Sosialisasi Transformasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Balai Harungguan Rondahaim, Kantor Camat Bandar, Sumatera Utara, Kamis (21/05/2026).

Kegiatan bertema “Mendekatkan Layanan, Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat” tersebut diikuti para kader Posyandu, tenaga kesehatan, panghulu, lurah, serta unsur lintas sektoral se-Kecamatan Bandar.

Hadir langsung Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Simalungun sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun, Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Simalungun Ny. Yulince Andreas Mixnon Simamora bersama sejumlah pimpinan perangkat daerah terkait.

Camat Bandar, Supardi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas perhatian Pemerintah Kabupaten Simalungun terhadap peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat di Kecamatan Bandar.

“Kegiatan ini menjadi motivasi besar bagi kami dan seluruh kader Posyandu untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran Tim Pembina Posyandu Kabupaten menjadi energi baru bagi pelayanan kesehatan di tingkat nagori dan kelurahan,” ujar Supardi.

Sementara itu, Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih menegaskan bahwa Posyandu kini harus bertransformasi menjadi Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer), yakni Posyandu yang memberikan pelayanan menyeluruh kepada masyarakat dari semua kelompok usia, mulai bayi, remaja, usia produktif hingga lansia.

“Posyandu adalah garda terdepan pelayanan dasar masyarakat. Transformasi ini mengintegrasikan pelayanan berbasis 6 Standar Pelayanan Minimal sesuai Permendagri Nomor 13 Tahun 2024,” tegas Ny. Darmawati.

Ia menjelaskan, Posyandu saat ini tidak lagi hanya identik dengan penimbangan balita, melainkan telah berkembang menjadi pusat pelayanan kesehatan terpadu masyarakat.

Mulai dari pemeriksaan kesehatan ibu dan anak, pelayanan lansia, screening anemia bagi remaja putri, konseling calon pengantin, edukasi kesehatan usia produktif hingga pemantauan tumbuh kembang anak dilakukan melalui Posyandu.

“Inilah wujud nyata Posyandu kuat, keluarga sehat. Posyandu bukan sekadar tempat pelayanan kesehatan, tetapi pusat edukasi dan penguatan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ny. Darmawati juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh kader Posyandu dan tenaga kesehatan yang selama ini bekerja dengan penuh dedikasi membantu masyarakat hingga ke tingkat nagori.

“Kalian adalah pahlawan tanpa tanda jasa bagi keluarga dan masyarakat. Semangat kader adalah senyum Simalungun maju di masa depan,” ucapnya.

Tak hanya itu, Ny. Darmawati juga mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan keluarga dengan rutin memanfaatkan layanan Posyandu.

“Bawa anak-anak kita ke Posyandu, dampingi ibu hamil memeriksakan kesehatan, dan antarkan orang tua kita ke Posyandu lansia setiap bulan sebagai bentuk kasih sayang dan pendidikan karakter dalam keluarga,” pesannya.

Dalam arahannya, Ny. Darmawati turut menargetkan percepatan penurunan angka stunting menuju Zero New Stunting 2027, memastikan tidak ada anak putus sekolah, serta melakukan validasi data lansia dan penyandang disabilitas secara berkelanjutan.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi seluruh elemen, mulai dari panghulu, lurah, kader Posyandu, tenaga kesehatan hingga lintas sektoral dalam meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat di Kabupaten Simalungun.

“Kita harus bergerak bersama. Dengan kolaborasi yang kuat, pelayanan masyarakat akan semakin baik dan cita-cita mewujudkan Simalungun maju dapat tercapai,” pungkasnya.

Kegiatan sosialisasi tersebut turut diisi pembinaan dari sejumlah perangkat daerah di jajaran Pemkab Simalungun yang dimoderatori oleh Pembina Posyandu Kabupaten Simalungun, Lurinim Purba.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat, acara juga dirangkai dengan penyerahan bantuan alat kesehatan berupa timbangan dan alat ukur tensi darah untuk Posyandu di Kecamatan Bandar. (JF)