SIMALUNGUN – Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Sei Mangkei milik PTPN IV Regional I yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kerja sama dengan petani sekaligus mengoptimalkan hasil produksi.
PKS Sei Mangkei yang memiliki kapasitas olah mencapai 75 ton per jam ini merupakan salah satu pabrik terbesar di lingkungan PTPN IV Regional I. Sejak berdiri, sumber Tandan Buah Segar (TBS) yang diolah berasal dari kebun inti perusahaan serta pasokan dari pihak ketiga, yakni petani di sejumlah wilayah seperti Kecamatan Bosar Maligas, Bandar, Hutabayu Raja, hingga Bandar Masilam.
Manager PKS Sei Mangkei, Muhammad Abduh, menjelaskan bahwa keberadaan pabrik tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, khususnya para petani kelapa sawit.
“PKS Sei Mangkei menjadi bagian dari simbiosis mutualisme. Kami tidak hanya membeli hasil panen petani, tetapi juga memberikan sosialisasi, pelatihan, dan pembinaan seperti standar RSPO, penanganan pestisida, hingga kriteria panen matang,” ujarnya, Rabu (01/04/2026).
Menurutnya, upaya ini bertujuan agar petani semakin mandiri dan tidak dirugikan oleh praktik tengkulak yang kerap membeli TBS dengan harga di bawah standar.
“Kami ingin petani mendapatkan nilai yang layak. Di sisi lain, kami juga menjaga kualitas bahan baku dengan hanya menerima TBS sesuai klasifikasi kontrak. Buah mentah, bertangkai panjang, maupun janjang kosong tidak akan diterima,” tegasnya.
Ia menambahkan, seluruh proses pengolahan di PKS Sei Mangkei diawasi secara ketat, mulai dari penerimaan, penimbangan, hingga pengecekan kualitas, baik untuk TBS dari kebun inti maupun pihak ketiga.
Komitmen tersebut membuahkan hasil positif. Sepanjang tahun 2025, rendemen PKS Sei Mangkei tercatat dalam kategori hijau, dan capaian tersebut masih terus dipertahankan hingga Maret 2026.

“Peningkatan ini tidak terlepas dari optimalisasi pengolahan TBS, baik dari kebun sendiri maupun dukungan pasokan dari petani. Sinergi ini menjadi kunci keberhasilan kami,” pungkasnya.
JND















