Medan, 8 Juni 2025 – Beredarnya laporan mengenai dugaan penurunan kualitas Pertalite di sejumlah SPBU di Medan dan sekitarnya telah menimbulkan keresahan di masyarakat. Masyarakat Melek Energi (MME) Sumatera Utara pun angkat bicara.

Mereka menyayangkan munculnya laporan mengenai bau menyengat, perubahan warna bahan bakar, dan kerusakan dispenser SPBU, namun meminta masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan kesempatan kepada Pertamina untuk melakukan investigasi.

Koordinator MME Sumatera Utara, Irwandi Pratama Sembiring, menyatakan keprihatinan atas keresahan yang muncul. “Kami memahami kegelisahan masyarakat, terutama pengguna kendaraan bermotor.

Namun, kami menyerukan agar masyarakat memberikan kesempatan kepada Pertamina untuk melakukan investigasi teknis secara menyeluruh,” ujarnya pada Sabtu (8/6).

Irwandi menekankan pentingnya proses investigasi yang ilmiah dan transparan. “Investigasi berbasis uji laboratorium dan pelacakan distribusi merupakan langkah yang diperlukan untuk memastikan fakta.

MME Sumut mendukung upaya Pertamina dan BPH Migas untuk menindaklanjuti laporan ini secara transparan dan akuntabel,” tambahnya.

MME Sumut juga mengeluarkan imbauan kepada masyarakat:

– Membeli BBM hanya di SPBU resmi.
– Melaporkan temuan atau keluhan melalui Pertamina Call Center 135 atau aplikasi MyPertamina.
– Tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dari sumber resmi.

Irwandi menutup pernyataan dengan menekankan pentingnya transparansi dan keterbukaan. “Transparansi dan keterbukaan adalah kunci membangun kepercayaan publik. Kami percaya Pertamina memiliki kapasitas teknis dan komitmen untuk menyelesaikan isu ini secara profesional,” tegasnya. (TF)

Editor Redaksi : A01