SIMALUNGUN – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Simalungun. Sebanyak sembilan ruas jalan provinsi yang tersebar di sejumlah kecamatan akan segera mendapatkan penanganan dan peningkatan pada tahun 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur yang terus diperjuangkan Pemerintah Kabupaten Simalungun di bawah kepemimpinan Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih.
Sebagai bentuk keseriusan dalam memastikan kesiapan pelaksanaan proyek, Bupati Simalungun bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Simalungun turun langsung meninjau sejumlah titik lokasi yang akan menjadi sasaran pembangunan, Selasa (9/6/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Hotbinson Damanik, Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Rinton Damanik, serta Kepala UPTD Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Utara Willi Mangisi Turnip, ST, bersama jajaran teknis lainnya.
Rombongan meninjau sejumlah ruas jalan strategis, mulai dari Nagori Silabah Jaya, Kecamatan Dolok Pardamean, hingga ruas Jalan Siantar–Kerasan, Kerasan–Perdagangan, dan Simpang Bandar Pulo menuju Bandar Masilam yang selama ini menjadi jalur penting mobilitas masyarakat dan distribusi ekonomi.
Dalam kesempatan itu, Kepala UPTD Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Utara, Willi Mangisi Turnip, menegaskan bahwa keberhasilan proyek sangat membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat.
Menurutnya, sejumlah pekerjaan membutuhkan penyesuaian di lapangan, termasuk pelebaran badan jalan hingga 10 meter serta penanganan utilitas seperti jaringan pipa PDAM yang berada di sekitar lokasi pembangunan drainase.
Sementara itu, Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, khususnya kepada Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution, yang telah memberikan perhatian besar terhadap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Simalungun.
“Perbaikan jalan bukan sekadar pembangunan fisik. Infrastruktur yang baik akan mempercepat mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perdagangan, membuka akses investasi, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.
Bupati menjelaskan bahwa terdapat sembilan paket pekerjaan strategis yang akan segera dilaksanakan, meliputi:
- Peningkatan struktur Jalan Simpang Raya – Sipintu Angin – Pelabuhan Tigaras sepanjang 4 kilometer.
- Peningkatan Jalan Siantar – Pematang Raya sepanjang 2,2 kilometer.
- Rehabilitasi Jalan Siantar – Tanah Jawa sepanjang 1 kilometer.
- Peningkatan Jalan Perdagangan – Masilam sepanjang 2 kilometer.
- Peningkatan Jalan Tanah Jawa – Batas Kabupaten Asahan sepanjang 2 kilometer.
- Pembangunan bronjong pada ruas Tanah Jawa – Batas Kabupaten Asahan sebanyak 1 titik.
- Pemeliharaan berkala Jalan Kerasan – Perdagangan sepanjang 3,5 kilometer.
- Peningkatan Jalan Siantar – Kerasan sepanjang 1,5 kilometer.
- Pembangunan bronjong pada ruas Batas Simalungun – Sondi Raya sebanyak 3 titik.
Untuk memastikan seluruh proyek berjalan sesuai target, Bupati menginstruksikan para camat dan pangulu di wilayah yang menjadi lokasi pembangunan agar aktif melakukan koordinasi dan membantu penyelesaian berbagai kebutuhan di lapangan.
Menurut Bupati, pembangunan yang sukses memerlukan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, tokoh masyarakat, hingga warga setempat.
“Kita ingin seluruh pekerjaan berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat manfaat. Karena itu dukungan semua pihak sangat dibutuhkan agar hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Peninjauan lapangan ini sekaligus menjadi bukti kuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Simalungun dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur di daerah.
Dengan dimulainya sembilan paket pekerjaan strategis tersebut, diharapkan konektivitas antarwilayah semakin baik, aktivitas ekonomi masyarakat semakin tumbuh, serta daya saing Kabupaten Simalungun semakin meningkat menuju daerah yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan. (JF)















