PEMATANG SIANTAR _ Dalam rangka menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan 1434 H, namun hingga saat ini pihak dari PTPN III tetap melakukan perusakan tidak saling menghargai satu sama yang lainnya yang sedang laksanakan Puasa.

BACA JUGA : PENGACARA MUDA UCAPKAN TERIMAKASIH KEPADA WALIKOTA SIANTAR ATAS KUNJUNGAN KERUMAH KORBAN KEBAKARAN.

Suasana Kampung Baru di Kelurahan Gurilla yang semula tenang tiba-tiba berubah menjadi ricuh. Hal ini disebabkan oleh alat berat excavator PTPN III Kebun Bangun yang dikawal oleh satpam, papam dan masyarakat yang diperkerjakan oleh PTPN III melakukan pengerusakan, warga yang masih menolak tali asih. Pengerusakan terjadi saat pemilik rumah yang akrab dipanggil Mak Indah sedang pergi mencari nafkah dan rumah dalam keadaan kosong. Sabtu 25/3/2023

Pantauan kru media, akibat dari pengerusakan ini terjadi adu mulut antara masyarakat Kampung Baru dengan satpam PTPN III, adu mulut berakhir setelah papam mengajak para satpam untuk menjauh dari pemukiman warga.

Ketua FUTASI Tiomerli Sitinjak sangat menyesalkan tindakan pengerusakan yang dilakukan pihak PTPN III, apalagi bulan ini adalah bulan suci ramadhan.

“Besar harapan kepada apihak PTPN III agar tidak lagi mengganggu kenyamanan warga Kampung Baru, kecamatan siantar sitalasari yang masih bertahan di lokasi. Ujarnya

BACA JUGA : KAPOLRES SIANTAR PIMPIN UPACARA SERTIJAB WAKAPOLRES DAN KAPOLSEK

Mantan sekjen FPI Kota Siantar mengatakan diminta kepada Kapolres Siantar untuk menangkap pelaku yang melakukan kekerasan kepada masyarakat kampung baru yang telah melapor ke pihak polres Siantar

“Besar harapan kepada menteri bumn yang saat ini di pimpin oleh erich tohir untuk mencopot dirut PTPN III dan di minta kepada Anggota DPRD yang saat ini masih duduk di kursi yang empuk dan Walikota Pematang Siantar untuk hadir ditengah konflik antara masyarakat Kampung Baru dan PTPN III, untuk menyelesaikan persoalan ini. ujarnya (Tim/red)