LANGKAT _ Pasca di bersihkan nya limbah pelepah sawit beberapa hari ini, masih menyisakan tumpukan pasir lumpur dan sisa daun pelepah sawit yang bercampur dengan pasir berlumpur terbawa arus air saat hujan lebat merupakan limbah milik salah satu perkebunan sawit di Gebang , terpantau menutupi aliran air dan menyumbat dua gorong – gorong Jembatan Sei Bambu Tugu Demarkasi Pahlawan Jalinsum Medan – Aceh, tepatnya batas Desa Paluh Manis – Kelurahan Pekan Gebang, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Sumut, Selasa ( 21/11/2023 ), Sekitar pukul 12.00 Wib.

Posisi gorong – gorong terlihat semakin amblas mengecil jika di bandingkan lebar nya parit, tidak seimbang dengan debet air yang deras di saat hujan lebat hingga menyebabkan air seketika meluap menyebrang pasar dan mengalir ke pemukiman penduduk setempat.

Sempit nya gorong gorong Jembatan Sei Bambu merupakan penyebab utama banjir Gebang merupakan pemukiman padat penduduk, yang mengalami dampak langsung akibat banjir menimbulkan kerugian materi berupa kerusakan perabotan rumah tangga, seperti lemari, tempat tidur, tv, kulkas dan lain lainnya.

Sementara akibat lamban nya Kementerian PUPR RI Bidang Binamarga ( Jalan dan Jembatan ) dalam memperbaiki Jembatan Sei Bambu menyebabkan beram aspal menjadi tinggi tak jauh dari BRI Gebang, aspal di Jalan Kebun Kopi Samping Indomaret Lingkungan Vl, Kelurahan Pekan Gebang rusak berat sekitar 250 M, kerusakan aspal di Lingkungan Vl Simpang Tebing Kelurahan Pekan Gebang.

Selain itu terjadi pendangkalan parit baik di Jalinsum Medan – Aceh Lingkungan Vl, Kelurahan Pekan Gebang maupun parit di Simpang Tebing Lingkungan Vl, Kelurahan Pekan Gebang.

Persoalan di alihkan nya parit milik PU Perairan di duga oleh salah satu Pabrik Kelapa Sawit ( PKS ) menyebabkan masyarakat di depan PKS mengalami kebanjiran, terlebih ada nya aktivitas galian tanah timbun di Lingkungan Vl Kelurahan Pekan Gebang.

Pendangkalan parit terpantau di depan lokasi pasar malam milik oknum pengusaha, saat musim hujan air parit melintasi Jalinsum Medan – Aceh menyebabkan njalan licin membahayakan keselamatan nyawa pengendara khususnya sepeda motor.

Lemahnya pengawasan dan pengendalian banjir Gebang di sebabkan akibat lemahnya koordinasi Pemkab Langkat serta tidak berjalannya fungsi pengawasan DPRD Kabupaten Langkat. ( AYR )