SIMALUNGUN — Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., menghadiri acara pisah sambut Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pematang Siantar, Selasa (18/8/2026). Kehadiran tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergitas antarinstansi sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Simalungun dan Pematang Siantar.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai itu digelar di Lapangan Upacara Lapas Kelas IIA Pematang Siantar, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun. Acara dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparat penegak hukum, TNI-Polri, instansi vertikal, serta sejumlah stakeholder terkait.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 13.45 WIB, menyampaikan bahwa kehadiran Kapolres merupakan bentuk nyata komitmen Polri dalam membangun komunikasi dan koordinasi dengan seluruh stakeholder.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, sekaligus wujud sinergitas antarinstansi dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar AKP Verry Purba.

Pisah sambut tersebut menandai pergantian kepemimpinan dari Kalapas Kelas IIA Pematang Siantar sebelumnya, Davy Bartian, Bc.IP., S.Sos., M.M., kepada Kalapas yang baru, Sangapta Surbakti, S.Pd., M.H.

Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Imipas, dilanjutkan pembukaan, pembacaan doa, penayangan video kilas balik, penyampaian pesan dan kesan Kalapas lama, hiburan, perkenalan Kalapas baru, penyampaian kesan dan pesan mewakili pegawai, sambutan dan arahan Kakanwil Ditjenpas Sumatera Utara, kesan dan pesan mewakili Forkopimda, serta penyerahan kenang-kenangan.

AKP Verry Purba mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, lancar dan aman.

Acara berlangsung tertib dan lancar, dihadiri oleh unsur Forkopimda serta instansi vertikal yang ada di wilayah Pematang Siantar dan Simalungun,” ungkapnya.

Sejumlah pejabat dan stakeholder turut hadir, di antaranya Kabagtum mewakili Kakanwil Ditjenpas Sumut Bejo, A.Md.IP., S.H., M.H.; Ketua DPRD Simalungun Sugiyarto, S.E.; Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.I.K., M.M.; Kapolres Pematang Siantar AKBP Sah Udur Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H.; Kalapas Kelas IIA Pancur Batu Tri Bowo, A.Md.I.P., S.Sos., M.Si.; Ketua Pengadilan Negeri Simalungun Erika Sari E. Ginting, S.H., M.H.; Kasrem 022/PT Letkol Inf Binsar Junianto Simanjuntak, S.I.P. mewakili Danrem; Dandenpom I/1 Pematang Siantar Letkol CPM Haru Prabowo; Kajari Pematang Siantar Erwin Purba, S.H.; Kasipidum mewakili Kajari Simalungun Ardyansyah, S.H., M.H.; Asisten Administrasi Umum mewakili Wali Kota Pematang Siantar Dedi R.; perwakilan Kakan Kemenag Siantar Armansyah Pasaribu; Pimpinan Cabang BRI Pematangsiantar Alvin Nur Muhammad; serta Danki 2 Brimob Batalyon B Pematang Siantar AKP Rafles Manurung, S.Trk., S.I.K.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.15 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.

Menurut AKP Verry Purba, keberadaan berbagai unsur dalam kegiatan tersebut menunjukkan kuatnya koordinasi antara Lapas Kelas IIA Pematang Siantar dengan stakeholder di wilayah Pematang Siantar dan Kabupaten Simalungun.

Kehadiran unsur Forkopimda, aparat penegak hukum, TNI, Polri, perbankan, serta instansi vertikal lainnya menunjukkan hubungan koordinasi dan sinergitas yang baik antara Lapas Kelas IIA Pematang Siantar dengan seluruh stakeholder di wilayah Pematang Siantar dan Kabupaten Simalungun,” katanya.

Pergantian pimpinan Lapas juga menjadi momentum untuk memperkuat evaluasi dan peningkatan kualitas pelaksanaan tugas, khususnya dalam aspek pengamanan, pembinaan warga binaan, pelayanan, serta administrasi pemasyarakatan.

AKP Verry Purba menambahkan, Polres Simalungun akan terus melakukan monitoring terhadap perkembangan situasi keamanan di lingkungan Lapas Kelas IIA Pematang Siantar selama masa transisi kepemimpinan.

Kami akan terus meningkatkan monitoring terhadap situasi keamanan dan ketertiban di Lapas Kelas IIA Pematang Siantar pascapergantian pimpinan, serta membangun koordinasi dan komunikasi aktif dengan Lapas dan unsur Forkopimda lainnya,” pungkasnya.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan komunikasi lintas sektor tetap berjalan efektif sehingga potensi gangguan keamanan dapat diantisipasi sejak dini. Sinergitas yang solid antara Lapas, TNI, Polri, pemerintah daerah dan aparat penegak hukum diharapkan mampu menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib dan kondusif. (Tim)