ANEWS-Chanel : Minggu, 08/06/2025, Nagori Buntu Turunan, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, menyimpan potensi besar yang terhambat oleh kondisi infrastruktur jalan yang memprihatinkan.
Roberton Nainggolan, Pangulu Nagori Buntu Turunan, dengan kepedulian tinggi terhadap lingkungan dan infrastruktur, mengungkapkan kondisi jalan yang menghubungkan Huta 3 Perbeokan hingga Huta 7 Nabolak Baru.
Jalan tersebut kini rusak parah, terutama di tanjakan mendekati Huta Titi Beton, menyulitkan akses bagi masyarakat.
Kondisi jalan yang buruk ini merupakan masalah serius, terlebih jalan ini memiliki potensi sebagai jalur alternatif menuju Danau Toba, objek wisata super prioritas Sumatera Utara.
Bayangkan..! jika jalan dari Simpang Tiga Buntu Bayu tembus ke Buntu Turunan, kemudian menuju Bosar Nauli, lalu melewati kawasan TPL hingga ke Girsang Simpangan Bolon-Parapat, maka waktu tempuh dari Kabupaten Asahan menuju Parapat akan jauh lebih singkat.
Jalur ini dapat menjadi solusi untuk mengatasi kemacetan parah yang sering terjadi di jalur utama Danau Toba, terutama pada hari-hari besar.
Lebih dari sekadar aksesibilitas, perbaikan jalan ini akan berdampak positif bagi perekonomian masyarakat. Jalan yang layak akan mempermudah akses menuju berbagai potensi wisata lokal, seperti Air Terjun Siherbang, yang dapat menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan. Dengan demikian, pendapatan masyarakat sekitar akan meningkat.
Sayangnya..! jalan ini telah lama terabaikan. Kerusakannya yang semakin parah menunjukkan kurangnya perhatian dari pemerintah daerah.
Padahal, potensi yang ditawarkan oleh jalan alternatif ini sangat besar, tidak hanya untuk meningkatkan aksesibilitas menuju Danau Toba, tetapi juga untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Buntu Turunan.
Harapan besar kini tertuju pada pemerintah daerah untuk segera mengambil langkah nyata dalam memperbaiki infrastruktur jalan ini dan membuka potensi yang terpendam di Nagori Buntu Turunan.
Penulis dan Editor Redaksi : Bang Aziz










