SIMALUNGUN – Memasuki hari kedua bulan suci Ramadhan, antusiasme masyarakat memadati kawasan Kota Wisata Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun, Jumat (20/2/2026). Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dishanpangkan) menggelar Gerakan Pangan Murah yang langsung diserbu warga sejak kegiatan dibuka.
Kegiatan yang dipusatkan di area Ruang Terbuka Publik (RTP) Pantai Bebas Parapat tersebut menjadi magnet bagi masyarakat dari berbagai nagori dan kelurahan yang ingin memperoleh bahan pokok dengan harga lebih terjangkau di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan Ramadhan.
Gerakan Pangan Murah ini merupakan langkah konkret dan strategis Pemerintah Kabupaten Simalungun dalam menjaga daya beli masyarakat, menjamin ketersediaan bahan pokok, serta mengendalikan laju inflasi daerah menjelang dan selama bulan suci Ramadhan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Simalungun, Pardomuan Sijabat, menegaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan akses pangan murah sekaligus memastikan stabilitas harga di tengah fluktuasi pasar.
“Gerakan Pangan Murah ini bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga bersubsidi dan lebih terjangkau, khususnya di bulan Ramadhan ketika permintaan bahan pangan meningkat,” jelasnya.
Berbagai komoditas kebutuhan pokok disediakan dengan harga di bawah pasaran, di antaranya beras SPHP Rp58.000 per 5 kilogram, gula pasir Rp17.500 per kilogram, tepung Rp9.000 per kilogram, minyak goreng Minyak Kita Rp15.500 per liter dan Minyak Fortune Rp15.000 per liter, serta telur Rp50.000 per papan, selain sejumlah bahan pokok lainnya.
Menurut Pardomuan, pelaksanaan kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan pangan menjelang hari besar keagamaan. Pihaknya akan terus melakukan pemantauan harga di lapangan dan merencanakan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah secara berkelanjutan di kecamatan lainnya di Kabupaten Simalungun.
Camat Girsang Sipangan Bolon, Viktor Sijabat, yang didampingi Lurah Tigaraja Agustina Siagian, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun atas kehadiran program yang dinilai sangat tepat sasaran dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Ia menilai, Gerakan Pangan Murah merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap kondisi ekonomi masyarakat, terutama dalam menghadapi kecenderungan kenaikan harga bahan pokok selama bulan Ramadhan.
“Program ini sangat membantu masyarakat. Kami melihat langsung antusiasme warga yang datang sejak pagi. Ini bukti bahwa kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujarnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan antrean panjang warga yang tertib menunggu giliran untuk mendapatkan bahan pokok bersubsidi, bahkan sebagian masyarakat telah melakukan pemesanan sebelumnya demi memastikan ketersediaan kebutuhan rumah tangga mereka.
Salah seorang warga Nagori Sibaganding, Boru Sinaga, mengaku sangat terbantu dengan adanya Gerakan Pangan Murah yang digelar Pemkab Simalungun.
“Harganya jauh lebih murah dibandingkan di pasar, sangat membantu kami di bulan Ramadhan. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan secara rutin,” ungkapnya.
Melalui Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Kabupaten Simalungun menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, menjaga stabilitas ekonomi daerah, serta memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi secara terjangkau dan berkelanjutan selama bulan suci Ramadhan. (JF)















