SIMALUNGUN _ Kamis, (14/03/2024), Kanker Serviks merupakan kanker terbanyak yang diderita oleh perempuan di Indonesia. Kanker ini berawal dari tumor ganas yang mengenai leher rahim dan disebabkan oleh Human Papiloma Virus (HPV). Leher rahim yang terpapar virus HPV berpotensi menjadi kanker dalam waktu 3-17 tahun jika tidak dilakukan tindakan pencegahan.
Insiden kanker serviks sebenarnya dapat ditekan dengan melakukan upaya pencegahan primer seperti meningkatkan atau intensifikasi kegiatan penyuluhan kepada masyarakat untuk menjalankan pola hidup sehat, menghindari faktor risiko terkena kanker, melakukan imunisasi dengan vaksin HPV dan diikuti dengan deteksi dini kanker serviks tersebut melalui pemeriksaan pap smear atau IVA (inspeksi visual dengan menggunakan asam acetat).
- Baca Berita : Melalui Program TJSL, PTPN IV Berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Hatonduhan Berkomitmen Meningkatkan Kualitas Jalan
Dalam mencegah dan penyebaran kanker serviks, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Hatonduhan melakukan program Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) Test.
Hal ini di tandai dengan pelaksanaan sosialisasi IVA Test yang dilaksanakan di Ruang Harungguan Kantor Camat Hatonduhan pada beberapa waktu lalu.
Kegiatan sosialisasi di hadiri seluruh Pangulu se-Kecamatan Hatonduhan, Ketua TP PKK Kecamatan dan Ketua TP PKK Nagori Kepala Puskesmas Tonduhan dan Kepala Puskesmas Buntu Turunan serta beberapa Nakes.

Dijelaskan, Camat Hatonduhan mengatakan. “Tujuan sosialisasi ini adalah untuk menyukseskan program PKK dan sekaligus melakukan pemeriksaan IVA untuk mengetahui atau mendeteksi adanya kanker leher Rahim atau kanker mulut rahim.
Inti kegiatan sosialisasi IVA Test adalah untuk mendekati dini adanya gejala kanker leher rahim yang sering menyerang wanita, serta mengajak seluruh masyarakat melakukan pemeriksaan ke Puskesmas terdekat, melalui program Pokok PKK, Kata Riyan Pakpahan Camat Hatonduhan.

Selanjutnya, Adapun peran PKK Kecamatan Hatonduhan dalam pengobatan terapi kanker, PKK bekerjasama dengan Puskesmas melakukan pendampingan dan pemeriksaan dengan mendatangi langsung ke masyarakat.
“Upaya pencegahan terus kami upayakan, dengan terus melakukan sosialisasi serta pemeriksaan agar warga masyarakat Kecamatan Hatonduhan senantiasa sehat dan semakin peduli terhadap kesehatannya, terutama kesehatan leher rahim,” Kata Kapuskesmas.
Ia juga mengatakan peningkatan kualitas kesehatan perempuan yang dilaksanakan melalui kegiatan IVA Test di Kecamatan Hatonduhan melalui deteksi metode IVA diharapkan dapat semakin meminimalisir penyakit kanker serviks.
Kita berharap Kecamatan Hatonduhan dapat menjadi perwakilan Kabupaten Simalungun di Provinsi Sumatera Utara dalam program TP PKK. Jelasnya.

Sebagai bentuk peran aktif Pemerintah Kecamatan Hatonduhan menyukseskan program IVA Test Camat Hatonduhan Riyan Pakpahan memasang sejumlah baliho di sudut-sudut Kantor Camat Hatonduhan.










