SIMALUNGUN – Suasana haru bercampur bangga menyelimuti pelaksanaan acara perpisahan siswa-siswi kelas IX MTs Negeri 3 Simalungun Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar pada Rabu, 13 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat dan kekeluargaan tersebut menjadi momentum bersejarah bagi para siswa setelah menyelesaikan seluruh rangkaian Ujian Akhir di bangku madrasah tsanawiyah.

Acara perpisahan diikuti seluruh siswa kelas IX dan turut dihadiri wali murid, dewan guru, Komite Sekolah, pengawas madrasah, tokoh pendidikan, serta Plt Kepala Sekolah. Sejak pagi hari, suasana lingkungan sekolah telah dipenuhi para orang tua dan keluarga siswa yang datang untuk menyaksikan momen berharga putra-putri mereka menuntaskan pendidikan tingkat menengah pertama berbasis keagamaan tersebut.

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas kelancaran proses pendidikan yang telah dijalani para siswa selama tiga tahun terakhir. Nuansa religius dan kekeluargaan begitu terasa ketika seluruh peserta acara larut dalam suasana penuh harapan dan kebersamaan.

Tidak sedikit siswa maupun wali murid yang tampak meneteskan air mata haru saat mengenang perjalanan panjang selama menempuh pendidikan di MTs Negeri 3 Simalungun. Bagi sebagian siswa, hari tersebut menjadi pertemuan terakhir bersama teman-teman seperjuangan dan guru-guru yang selama ini membimbing mereka dengan penuh kesabaran dan kasih sayang.

Rasa bangga juga terpancar jelas dari wajah para wali murid yang hadir mendampingi anak-anak mereka. Banyak orang tua mengaku terharu melihat putra-putri mereka berhasil menyelesaikan pendidikan dengan baik setelah melewati berbagai proses belajar dan ujian. Momen tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga karena anak-anak mereka kini siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami sebagai orang tua. Kami melihat anak-anak sudah tumbuh lebih dewasa, mandiri, dan memiliki ilmu agama yang baik selama belajar di MTs Negeri 3 Simalungun,” ungkap salah seorang wali murid dengan mata berkaca-kaca.

Dalam kesempatan itu, berbagai sambutan disampaikan oleh perwakilan guru, komite sekolah, dan wali murid. Mereka menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh tenaga pendidik dalam membentuk karakter dan memberikan ilmu pengetahuan kepada para siswa. Selain itu, para orang tua juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak sekolah yang selama ini telah mendidik dan membimbing anak-anak mereka dengan penuh perhatian.

Acara semakin semarak dengan penampilan kreatif dan menghibur dari siswa-siswi kelas VIII dan kelas IX. Beragam pertunjukan seni budaya, pembacaan puisi, penampilan musik, tari tradisional, hingga persembahan lagu perpisahan berhasil memukau para tamu undangan. Tepuk tangan meriah berkali-kali terdengar mengiringi penampilan para siswa yang tampil penuh percaya diri dan bakat.

Salah satu momen paling mengharukan terjadi ketika para siswa kelas IX memberikan persembahan ucapan terima kasih kepada guru dan orang tua. Dengan penuh emosional, para siswa menyampaikan rasa syukur atas perjuangan orang tua dan bimbingan guru yang telah mendampingi mereka hingga berada di titik kelulusan.

Dalam arahannya, Plt Kepala Sekolah Budi Suedi menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari nilai akademik semata, tetapi juga dari akhlak dan karakter yang dimiliki para siswa.

Ia berpesan agar seluruh lulusan MTs Negeri 3 Simalungun tetap menjaga nama baik sekolah, menghormati orang tua dan guru, serta terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, baik SMA maupun Madrasah Aliyah.

“Anak-anak kami, setelah tamat dari MTs Negeri 3 Simalungun ini jangan pernah berhenti belajar. Jadilah generasi yang berakhlak mulia, disiplin, dan mampu membawa manfaat bagi masyarakat. Raihlah cita-cita kalian setinggi mungkin dan jadilah kebanggaan kedua orang tua,” pesan Budi Suedi di hadapan seluruh peserta acara.

Ia juga mengapresiasi dukungan para orang tua dan komite sekolah yang selama ini turut berperan aktif mendukung kemajuan pendidikan di MTs Negeri 3 Simalungun. Menurutnya, keberhasilan siswa tidak terlepas dari sinergi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat.

Perpisahan tersebut bukan sekadar seremoni penutupan masa belajar, namun menjadi simbol perjalanan baru bagi para siswa untuk melangkah menuju masa depan yang lebih luas. Dengan bekal ilmu pengetahuan, pendidikan agama, dan pembinaan karakter yang diperoleh selama di madrasah, para lulusan diharapkan mampu menjadi generasi yang cerdas, religius, dan berdaya saing.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan salam perpisahan antara siswa, guru, serta orang tua. Suasana penuh haru kembali terasa ketika para siswa saling berpelukan dan mengabadikan momen terakhir mereka bersama di lingkungan sekolah yang telah menjadi tempat menimba ilmu dan membangun persahabatan selama tiga tahun terakhir.

(Tim)