SENTUL — Pemerintah Kabupaten Simalungun menunjukkan keseriusan dalam menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan nasional. Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, bersama Wakil Bupati Benny Gusman Sinaga serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Simalungun menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Senin (2/2/2026).

Kehadiran pimpinan daerah Simalungun secara lengkap dan kolektif ini turut didampingi Ketua DPRD Simalungun Sugiarto, S.E., Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf. Gede Agus Dian Pringgana, Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, serta Kepala Kejaksaan Negeri Simalungun H. Munawal Hadi. Sinergi lintas pimpinan ini mencerminkan soliditas dan komitmen bersama dalam mengawal agenda pembangunan nasional hingga ke tingkat daerah.

Rakornas yang mempertemukan seluruh kepala daerah se-Indonesia ini menjadi forum strategis dalam menyatukan visi dan langkah pemerintahan pusat dan daerah. Dalam pengarahan nasionalnya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa Tahun 2026 harus menjadi momentum lompatan besar bagi kemajuan bangsa.

Presiden menekankan pentingnya kemandirian nasional melalui swasembada pangan dan energi sebagai pilar utama kedaulatan negara. Selain itu, investasi pada sumber daya manusia melalui program Makan Bergizi Gratis tetap menjadi prioritas strategis dalam membangun generasi unggul dan berdaya saing.

Tidak hanya itu, Presiden juga menginstruksikan para kepala daerah untuk memimpin langsung gerakan Indonesia ASRI sebagai upaya menjaga kebersihan, keindahan, dan kenyamanan lingkungan, sembari terus memperkuat integritas dalam upaya pengentasan kemiskinan dan pemberantasan korupsi.

Sementara itu, Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, dalam pidato penutup Rakornas menegaskan bahwa seluruh pemerintah daerah harus bergerak dalam satu komando dan satu visi, yakni visi Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, tidak boleh ada ego sektoral antar instansi yang menghambat laju pembangunan nasional.

Wakil Presiden juga mengingatkan bahwa target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen hanya dapat dicapai melalui kerja kolaboratif, disiplin koordinasi, dan kesatuan langkah. Sebagai bentuk penguatan disiplin tersebut, ia bahkan mengusulkan agar Rakornas pemerintahan berikutnya digelar di Akademi Militer (Akmil) Magelang.

Menanggapi arahan Presiden dan Wakil Presiden, Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Simalungun untuk segera menindaklanjuti seluruh kebijakan dan instruksi pusat secara konkret di daerah.

Bupati menyampaikan bahwa Pemkab Simalungun bersama Forkopimda akan terus memperkuat sinergi, khususnya dalam pengawalan program gizi masyarakat, peningkatan ketahanan pangan, serta pembangunan berkelanjutan demi kesejahteraan seluruh masyarakat Simalungun.

Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 ini ditutup dengan semangat kebersamaan dan tekad kolektif seluruh pimpinan daerah untuk mewujudkan cita-cita besar Indonesia Emas 2045 melalui kerja nyata yang terintegrasi, terukur, dan berkelanjutan antara pemerintah pusat dan daerah.


Tim Red : JF