SIMALUNGUN — Komitmen pelayanan cepat kepada masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Polsek Dolok Pardamean, Polres Simalungun, saat menerima notifikasi dari aplikasi Lancang Kuning terkait dugaan kebakaran lahan di wilayah hukumnya, Minggu (1/3/2026) pagi. Meski hari libur, respons sigap tetap menjadi prioritas, sejalan dengan semangat “Polri untuk Masyarakat”.

Peristiwa kebakaran lahan tersebut terjadi di kawasan Sibual Bual, Dusun Parbungaan, Nagori Pariksabungan, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun. Lahan perladangan milik warga yang diperkirakan seluas kurang lebih 3 hektar dilaporkan terbakar dan nyaris tidak terkendali sebelum petugas tiba di lokasi.

Mendapat informasi dini dari sistem pemantauan aplikasi Lancang Kuning Polri, Kapolsek Dolok Pardamean AKP Restuadi, S.H., bersama personel SPKT Polsek Dolok Pardamean AIPTU O. Turnip dan Bhabinkamtibmas AIPTU W. Simatupang, langsung bergerak menuju lokasi kejadian sekitar pukul 06.30 WIB. Langkah cepat tersebut menunjukkan kesiapsiagaan aparat kepolisian dalam merespons situasi darurat di wilayah pedesaan sekalipun.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati kondisi lahan perladangan warga yang telah hangus dilalap si jago merah. Api yang sempat meluas di area terbuka membuat proses pemadaman membutuhkan kerja sama berbagai pihak agar tidak merambat ke lahan lain maupun permukiman warga.

Turut hadir di lokasi, Gamot 7 Parbungaan, Robinsun Sidauruk, sebagai perwakilan pemerintah nagori, yang bersama aparat kecamatan dan masyarakat setempat bahu-membahu membantu proses pemadaman. Sinergi lintas unsur ini menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan kebakaran.

“Begitu menerima informasi dari aplikasi dan laporan masyarakat, kami langsung turun ke lokasi. Api harus segera dikendalikan agar tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” ujar salah satu petugas di lapangan.

Proses pemadaman dilakukan secara manual dengan menyiram serta mematikan titik-titik api secara bertahap. Berkat cuaca yang relatif cerah, koordinasi yang solid antara Polsek Dolok Pardamean, pemerintah kecamatan, pemerintah nagori, serta partisipasi aktif masyarakat, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan dan tidak menyebar ke area yang lebih luas.

Beruntung, dalam peristiwa kebakaran lahan tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun demikian, kerugian materiil tetap dirasakan oleh pemilik lahan perladangan yang terdampak akibat lahan yang telah digarap hangus terbakar.

Terkait penyebab kebakaran, pihak kepolisian menyatakan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan faktor pemicu kejadian tersebut. Aparat juga terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi guna mengantisipasi munculnya titik api baru.

Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi pada Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 17.50 WIB, membenarkan kegiatan respons cepat tersebut sebagai bagian dari implementasi pelayanan Polri yang presisi dan humanis di tengah masyarakat.

“Ini merupakan bentuk kehadiran nyata Polri di tengah masyarakat. Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak Polri di lapangan, sehingga setiap ada kejadian di wilayah binaannya harus sigap dan responsif, tanpa mengenal waktu,” ungkap AKP Verry Purba.

Ia menambahkan, respons cepat melalui pemanfaatan teknologi seperti aplikasi Lancang Kuning menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan kecepatan penanganan kejadian darurat, khususnya di wilayah hukum Polres Simalungun.

Lebih lanjut, pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap potensi kebakaran maupun situasi darurat lainnya kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek terdekat, sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

Kehadiran aparat kepolisian sejak subuh di lokasi kejadian mendapat apresiasi dari warga sekitar. Kolaborasi antara Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah nagori, dan masyarakat menjadi bukti kuat bahwa sinergi yang baik mampu mencegah dampak yang lebih besar dari bencana kebakaran lahan.

Dengan semangat pengabdian tanpa batas waktu, Polsek Dolok Pardamean terus menegaskan komitmennya menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan rasa aman bagi masyarakat, kapan pun dan dalam kondisi apa pun.

(Tim)