SIMALUNGUN – Semangat kebersamaan dan nuansa religius begitu terasa saat Tim Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun melaksanakan kunjungan silaturahmi di Masjid Sangmadji, Kelurahan Tanah Jawa, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadhan 1447 Hijriyah/2026 Masehi. Selasa (03/03/2026)
Kegiatan yang dirangkaikan dengan pelaksanaan sholat Isya dan Tarawih berjamaah tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat di bulan suci yang penuh berkah ini.
Bupati Simalungun, Anton Achmad Saragih, dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja, Riando Parlindungan Purba. Turut hadir mendampingi, perwakilan Camat Tanah Jawa bersama sejumlah staf kecamatan, serta jajaran pengurus BKPRMI Kabupaten Simalungun, di antaranya Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Simalungun Wardiono beserta pengurus lainnya.
Kehadiran rombongan Tim Safari Ramadhan disambut hangat oleh Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Sangmadji, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta puluhan jamaah yang antusias mengikuti rangkaian ibadah dan kegiatan silaturahmi tersebut. Suasana penuh kekeluargaan tampak jelas, mencerminkan eratnya hubungan antara pemerintah dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Tenaga Kerja membacakan pesan tertulis Bupati Simalungun di hadapan jamaah. Dalam pesan tersebut ditegaskan bahwa Safari Ramadhan bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan bagian dari komitmen pemerintah untuk hadir secara langsung di tengah masyarakat.
“Safari Ramadhan adalah wadah untuk menumbuhkan rasa cinta dan mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat. Melalui momentum ini, pemerintah ingin mendengar aspirasi, memahami kebutuhan warga, serta bersama-sama membangun Kabupaten Simalungun yang religius, maju, dan berdaya saing,” demikian isi pesan Bupati.
Lebih lanjut disampaikan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berbicara tentang infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan mental dan spiritual masyarakat. Ramadhan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, kebersamaan, dan kepedulian sosial.
Sebagai pencerahan rohani, tausyiah Ramadhan disampaikan oleh Ustadz Daud Lubis. Dalam ceramahnya, ia menekankan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi latihan spiritual untuk membentuk pribadi yang sabar, jujur, dan bertakwa. Ia juga mengajak jamaah menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki akhlak, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
“Puasa adalah madrasah kehidupan. Di dalamnya kita belajar mengendalikan diri, menahan amarah, dan memperkuat iman sebagai wujud pengabdian kepada Allah SWT,” ungkapnya di hadapan jamaah.
Perwakilan BKM Masjid Sangmadji dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran Tim Safari Ramadhan dari Pemkab Simalungun. Mereka menilai kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian nyata pemerintah terhadap kehidupan keagamaan masyarakat di tingkat kelurahan.
“Kami merasa bangga dan bersyukur atas kunjungan ini. Semoga silaturahmi ini membawa keberkahan dan semakin memperkuat sinergi antara masyarakat dan pemerintah,” ujar perwakilan BKM.
Sebagai wujud kepedulian dan dukungan terhadap kegiatan keagamaan, Pemkab Simalungun menyerahkan bantuan berupa dua gulung ambal sajadah dan satu unit speaker aktif berukuran besar. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kenyamanan jamaah dalam beribadah serta mendukung berbagai kegiatan keagamaan di Masjid Sangmadji.
Kegiatan Safari Ramadhan ini menjadi simbol bahwa pemerintah tidak hanya hadir dalam urusan administrasi dan pembangunan fisik, tetapi juga dalam penguatan nilai-nilai spiritual dan sosial. Diharapkan, kebersamaan yang terjalin dalam momentum Ramadhan ini mampu menjadi energi positif dalam mewujudkan masyarakat Simalungun yang harmonis, religius, dan sejahtera.
Editor : Bang Aziz















