MEDAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek revitalisasi Stadion Teladan Medan pada Senin (7/7/2025). Hasil sidak mengungkap dugaan ketidaksesuaian antara laporan penggunaan anggaran dan kondisi di lapangan, khususnya terkait pengadaan scoring board senilai Rp10 miliar.

Revitalisasi Stadion Teladan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024 senilai total Rp70 miliar tersebut dilaporkan telah mencapai sejumlah capaian, termasuk penyelesaian pengadaan scoring board. Namun, fakta di lapangan menunjukkan peralatan tersebut belum terpasang.

“Kami menemukan ketidaksesuaian antara laporan yang kami terima dengan realisasi di lapangan. Dalam laporan disebutkan pengadaan scoring board telah selesai, tetapi kenyataannya belum ada pemasangan. Ini menjadi pertanyaan besar bagi kami,” ujar Wakil Ketua DPRD Sumut Ihwan Ritonga kepada wartawan seusai sidak.

Sidak ini dilakukan untuk memastikan proyek revitalisasi berjalan sesuai rencana dan penggunaan anggaran sesuai ketentuan. Temuan di lapangan memunculkan dugaan adanya penyimpangan atau keterlambatan yang tidak dilaporkan secara transparan.

DPRD Sumut berencana memanggil pihak-pihak terkait, termasuk kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, dan dinas teknis yang bertanggung jawab, untuk memberikan klarifikasi. Ihwan Ritonga menegaskan bahwa DPRD akan meminta penjelasan rinci terkait penggunaan anggaran Rp10 miliar untuk pengadaan scoring board.

“Kami akan meminta pertanggungjawaban semua pihak terkait. Jika terbukti ada penyimpangan, langkah hukum akan ditempuh sesuai aturan,” tegasnya. Ihwan juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran publik, terutama dalam proyek strategis yang berdampak langsung pada masyarakat.

Temuan ini memunculkan kekhawatiran publik terhadap potensi kerugian negara. DPRD Sumut mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan investigasi menyeluruh guna mengungkap fakta sebenarnya dan memastikan tidak ada pelanggaran dalam penggunaan anggaran.

Masyarakat berharap kasus ini dapat diusut tuntas sebagai pelajaran berharga bagi pengelolaan proyek-proyek publik di Sumatera Utara. Proyek revitalisasi Stadion Teladan diharapkan menjadi contoh pembangunan yang bersih, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi warga Medan dan sekitarnya.


✅  Tim Redaksi