SIMALUNGUN _ PT Perkebunan Nusantara IV atau biasa disingkat menjadi PTPN IV, adalah anak usaha dari PTPN III yang bergerak di bidang agroindustri kelapa sawit dan teh. Pada akhir tahun 2023, perusahaan ini ditunjuk sebagai induk sub holding di internal PTPN III yang bergerak di bidang agro industri kelapa sawit. Namun dalam pengelolaannya diduga tidak sesuai dengan SOP yang telah ditentukan oleh perusahaan.

Seperti halnya ditemukan di areal HGU PTPN IV Unit Mayang tepatnya di Afdeling 1, dimana dalam melakukan proses pemupukan perusahaan plat merah tersebut diduga melakukan dengan asal – asalan tanpa memikirkan hasil yang baik untuk kedepannya.

Pantauan dilokasi, pemupukan dilakukan secara asal – asalan dan tidak sesuai SOP yang telah ditentukan. Dimana pokok sawit tidak dilakukan chemis piringan atau penyemprotan gulma pada area piringan.Tanaman menghasilkan (TM) tampak ditumbuhi rerumputan namun PTPN IV Mayang tetap melakukan pemupukan, sehingga letak pupuk yang akan menjadi pendorong atau nutrisi makanan pokok sawit tersebut tidak berada tepat di area pemupukan yang telah ditentukan.

Dengan adanya pengelolaan tanaman produksi Kelapa sawit tidak sesuai SOP makan dipastikan kedepannya PTPN IV Unit Mayang akan mengalami penurunan hasil produksi tanaman sawit dan akan berdampak pada tujuan Palmco yang bertujuan menjadikan Indonesia sebagai penghasil Kelapa sawit terbesar di dunia. Selain biaya pupuk yang sangat tinggi PTPN IV juga akan mengalami kerugian yang sangat besar dikarenakan biaya pengadaan pupuk khusus PTPN IV juga merupakan menggunakan dana yang sangat besar, namun penggunaan pupuk tersebut diduga tidak akan berdampak signifikan kepada pokok sawit produksi karena tata cara penggunaannya diduga tidak sesuai SOP yang telah ditentukan oleh BUMN.

Januar Saragih manager PTPN IV Unit Mayang ketika dikonfirmasi terkait cara pemupukan yang baikdan sesuai SOP dalam perkebunan kelapa sawit milik PTPN IV dengan mengirimkan video, walau pesan tampak SDH contreng dua biru tanda pesan terkirim dan SDH dibaca, Manager PTPN IV UNIT Mayang tersebut tampak lebih memilih bungkam dan tidak memberikan tanggapan apapun.

Padahal saat ini PTPN IV adalah merupakan Sub holding Palmco dan seyogianya harus nya menjadi contoh yang baik untuk yang lainnya bagi yang tergabung didalam Palmco tersebut. (A01)