Pamatang Raya, 17 September 2025 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam bidang administrasi kependudukan (Adminduk). Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan menetapkan enam kecamatan sebagai wilayah pilot project pelayanan Adminduk yang lebih dekat dengan masyarakat.

Penetapan ini diumumkan langsung oleh Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, dalam upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang digelar di halaman Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, pada hari Rabu (17/9/2025). Keenam kecamatan yang terpilih untuk menjadi pilot project ini adalah Kecamatan Siantar, Bandar, Tapian Dolok, Sidamanik, Tanah Jawa, dan Purba.

Bupati Anton menjelaskan bahwa tujuan utama dari inisiatif ini adalah untuk mempermudah masyarakat dalam mengurus berbagai dokumen kependudukan. Dengan adanya pelayanan di tingkat kecamatan, warga Simalungun tidak perlu lagi melakukan perjalanan jauh ke Pamatang Raya untuk menyelesaikan urusan administrasi mereka.

“Kita ingin mengurangi beban masyarakat dalam pengurusan Adminduk. Dengan mendekatkan pelayanan ini, warga dapat menghemat waktu dan biaya,” ujar Bupati Anton. Beliau juga menambahkan bahwa Pemkab Simalungun berencana untuk memperluas cakupan pelayanan ini ke seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Simalungun secara bertahap.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Anton juga menekankan pentingnya peran Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Beliau mengingatkan seluruh ASN untuk bekerja dengan sepenuh hati dan mengedepankan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif).

“Sebagai ASN, kita memiliki tanggung jawab untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Berikan pelayanan yang cepat, tepat, dan profesional, khususnya dalam pengurusan KTP, KK, dan dokumen kependudukan lainnya,” tegasnya.

Selain fokus pada peningkatan pelayanan Adminduk, Bupati Anton juga menyoroti pentingnya pengelolaan anggaran yang efektif dan efisien. Mengingat tahun anggaran telah memasuki triwulan III, beliau meminta seluruh perangkat daerah dan ASN untuk memprioritaskan program-program unggulan yang memiliki dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

“Setiap program yang kita rancang harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan hanya sekadar laporan di atas kertas. Jika ada kendala, segera cari solusi dan selesaikan bersama,” imbuhnya.

Upacara HKN yang berlangsung khidmat tersebut diawali dengan pengibaran bendera merah putih oleh anggota Satpol PP, diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Acara dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila oleh Hotman S. Purba dari Dinas PMPTSP, serta pembacaan Panca Prasetya Korpri oleh Esra A. Aritonang, yang diikuti oleh seluruh peserta upacara.

Bertindak sebagai Pembina Upacara adalah Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, dengan Komandan Upacara Pahala R. Sinaga yang merupakan Kepala Dinas PMPTSP. Perwira Upacara dipercayakan kepada Asisten Pemerintah dan Kesra, Albert R. Saragih.

Upacara HKN ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora, para Staf Ahli Bupati, pimpinan perangkat daerah, serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Simalungun. (JF)