MEDAN-SUMUT : Suasana romantis kencan di hotel berubah menjadi mimpi buruk bagi KL, seorang korban perampokan dengan modus pacaran di Medan. Kisah yang berawal layaknya adegan film romantis, berakhir dengan kehilangan sepeda motor NMax kesayangan dan kartu ATM miliknya.

Pelakunya adalah Sepasang muda-mudi yang licik, Fitri Balqis (23) dan Jahfaldi Adha (21), keduanya warga Jalan Karya, Sei Agul, Medan Barat.

Perkenalan KL dengan Fitri Balqis, yang saat itu mengaku bernama Beby, berujung pada ajakan kencan di sebuah hotel di Jalan Abdullah Lubis pada Minggu, 1 Juni 2025. Suasana yang awalnya penuh harap, berubah mencekam ketika dua pria tak dikenal tiba-tiba muncul di kamar hotel, mengaku sebagai teman suami Beby. Di sinilah, rencana licik pasangan muda-mudi ini terungkap.

Tanpa ampun, Beby memanfaatkan situasi tersebut untuk melarikan diri, membawa serta kartu ATM KL. Sementara itu, dua pria misterius tersebut membawa KL dengan sepeda motornya berkeliling, mengancamnya dengan senjata tajam. Perjalanan mencekam ini berakhir di Binjai, dengan KL yang ditinggalkan sendirian, sementara sepeda motornya raib dibawa kabur.

Merasa menjadi korban kejahatan, KL kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Medan pada Senin, 2 Juni 2025, dengan nomor laporan polisi LP/B/1830/VI/2025/SPKT/POLRESTABES MEDAN. Laporan tersebut menjadi titik awal pengungkapan kasus ini.

Petugas kepolisian bergerak cepat. Setelah melakukan penyelidikan, Fitri Balqis dan Jahfaldi Adha berhasil dibekuk. Kombes Pol Gidion Arif Setiawan, Kapolrestabes Medan, membenarkan penangkapan tersebut.

Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan kehati-hatian dalam menjalin hubungan baru, terutama dalam konteks kencan online atau pertemuan pertama. Modus yang terbilang licik ini menunjukkan betapa pentingnya memperhatikan keamanan diri sendiri, agar kencan romantis tidak berujung pada pengalaman traumatis seperti yang dialami KL. (Tim)

Editor Redaksi : A0q