ANEWS-Chanel – Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah semakin dekat, sementara kebutuhan untuk mencukupi keluarga semakin besar, sementara honor yang harapakan belun juga cair, Pangulu Dan Perangkat Desa khususnya yang beragama Muslim kian resah.

Hal itu diungkapkan salah satu Kaur Desa, yang tak ingin namanya disebutkan, Ia mengungkapkan kegelisahannya terkait Honor yang sudah lebih 2 bulan tak kunjung dicairian Pemkab Simalungun.

Betapa tidak, Ia hanya mengharapkan honor sebagai kaur desa, sementara istri hanya menjadi ibu rumah tangga, sembari menjaga anak dirumah, Ungkapnya, pada Jum’at (14/03/2025).

“Sebagai kaur pemerintahan saya dituntut masuk kantor setiap hari, saya  datang lebih awal pulang lebih lama, sementara hasil tambahan lain tidak ada bang..!, anak dan istri harus saya cukupi kebutuhannya, terlebih saat menjelang hari raya, kebutuhan untuk beli baju baru, menyiapkan kue dan makanan lebaran dan yang terpenting bayar zakat harus kami penuhi, Bang…!, Katanya sadikit memelas.

“Jujur bang..!, Honor sebagai kaur desa inilah satu-satunya penghasilan saya dan itu pula yang kami harapkan, agar kami sekeluarga bisa merayakan lebaran bersama keluarga di kampung, terangnya lagi.

“Untuk itu kami sangat berharap pemerintah Kabupaten Simalungun segera mencairkan honor kami agar kami bisa sedikit bernafas. Tandasnya.

Hal senada juga disampaikan, Pangulu/Kepala Desa, yang juga namanya enggan disebutkan, Ia juga mengunkapkan kegelisahan yang ia rasakan, “Kami sebagai pangulu yang kami fikirkan bukan hanya keluarga bang..! Perangkat-perangkat kami yang setiap hari harus masuk kantor melayani masyarakat, kami sabagai pangulu menampung segala keluhan mereka dan memikirkan kesejahteraan mereka.

Apalagi kaur desa, mereka dituntut untuk hadir setiap hari kekantor, memberi laporan dan melayani semua yang diperlukan masyarakat.

“Bagaimana pelayanan mereka baik, kalau kesejahteraan mereka terancam, untuk itu kami juga bermohon kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun, agar honor kami dan perangkat desa dicairkan, pasalnya kebutuhan untuk merayakan hari raya Idul Fitri cukup besar. Kata Pangulu dengan nada lirih.

Editor Redaksi : Bang Aziz