SIMALUNGUN – Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Bhabinkamtibmas Polsek Tanah Jawa, AIPTU Agus Liberti, turun langsung melakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung di lahan PTPN IV Regional II Kebun Bah Jambi, Nagori Baja Dolok, Kecamatan Tanah Jawa, Sabtu (28/2/2026) mulai pukul 12.00 WIB.
Hasil pengecekan menunjukkan kabar menggembirakan: tanaman jagung tumbuh optimal, tongkol telah terisi penuh, dan dipastikan siap dipanen pada Senin, 2 Maret 2026. Kelompok tani setempat juga menyatakan kesediaannya menjual hasil panen kepada BULOG melalui koordinasi pihak ketiga UD. Bornok, sesuai arahan pemerintah guna menjaga stabilitas harga dan penyerapan hasil panen petani.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 15.00 WIB, menegaskan bahwa kegiatan Bhabinkamtibmas tersebut merupakan bagian dari dukungan konkret Polri terhadap program strategis nasional di sektor ketahanan pangan.
“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai penggerak dan pendamping masyarakat dalam program ketahanan pangan. Pengecekan ini memastikan tanaman siap panen dan hasilnya terserap dengan baik sehingga petani mendapatkan kepastian pasar dan harga yang layak,” tegas AKP Verry Purba.
Ia menjelaskan, pendampingan yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan implementasi peran Polri sebagai problem solver di tengah masyarakat, termasuk dalam memastikan keberlanjutan program pertanian yang berdampak langsung pada kesejahteraan petani dan ketersediaan pangan nasional.
Kapolsek Tanah Jawa, Kompol Banuara Manurung, SH, menambahkan bahwa pihaknya secara khusus menginstruksikan Bhabinkamtibmas untuk melakukan monitoring langsung di lapangan guna memastikan program ketahanan pangan berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Tugas Bhabinkamtibmas bukan hanya menjaga kamtibmas, tetapi juga mendampingi masyarakat dalam program pembangunan, termasuk sektor pertanian. Kami ingin memastikan petani tidak berjalan sendiri, melainkan mendapat pendampingan hingga masa panen dan pemasaran,” ujar Kompol Banuara Manurung.
Sementara itu, AIPTU Agus Liberti menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pengecekan langsung di lahan, kondisi tanaman jagung sangat baik dan siap memasuki masa panen dalam waktu dekat.
“Dari hasil pengecekan, tanaman jagung tumbuh subur dan tongkol sudah besar. Kelompok tani menyampaikan rencana panen akan dilakukan pada Senin, 2 Maret 2026. Ini menunjukkan program ketahanan pangan di wilayah Tanah Jawa berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga memberikan imbauan kepada kelompok tani agar hasil panen dijual kepada BULOG melalui UD. Bornok sebagai mitra penyerapan, guna menghindari praktik permainan harga oleh tengkulak serta menjamin kepastian distribusi hasil panen.
“Kelompok tani menyambut positif dan bersedia menjual hasil panen ke BULOG. Mereka berharap pihak pengepul segera datang ke lokasi untuk menentukan jadwal panen serta kesepakatan harga yang adil dan transparan,” jelas AIPTU Agus.
Respons para petani terhadap pendampingan Polri pun sangat positif. Mereka mengaku merasa lebih diperhatikan dan didukung, karena kehadiran Bhabinkamtibmas tidak hanya saat ada gangguan keamanan, tetapi juga dalam memastikan keberhasilan sektor pertanian yang menjadi sumber penghidupan mereka.
Program penanaman jagung di lahan PTPN IV Regional II Kebun Bah Jambi merupakan bagian dari sinergi antara perusahaan perkebunan, kelompok tani lokal, dan kepolisian dalam mendukung program nasional ketahanan pangan. Dalam program ini, Polsek Tanah Jawa berperan aktif sebagai fasilitator, pendamping, sekaligus penghubung antara petani dan pihak penyerapan hasil panen.
Kapolsek Tanah Jawa menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawalan hingga proses panen dan distribusi berjalan lancar.
“Senin nanti Bhabinkamtibmas akan kembali hadir saat panen untuk memastikan proses berjalan aman, tertib, dan hasil panen benar-benar terserap sesuai rencana. Kami juga akan berkoordinasi dengan UD. Bornok dan BULOG agar penyerapan berjalan optimal dan petani tidak dirugikan,” tegas Kompol Banuara.
Diperkirakan, hasil panen jagung dari lahan tersebut cukup signifikan dan mampu memberikan kontribusi terhadap ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan pendapatan kelompok tani di Nagori Baja Dolok.
Menutup keterangannya, AKP Verry Purba menyampaikan apresiasi atas dedikasi jajaran Polsek Tanah Jawa dalam mengawal program ketahanan pangan yang selaras dengan kebijakan pemerintah pusat.
“Kami mengapresiasi peran aktif Bhabinkamtibmas dan Polsek Tanah Jawa yang konsisten mendampingi petani dari proses tanam hingga panen dan pemasaran. Ini adalah bukti nyata Polri hadir untuk rakyat, mendukung ketahanan pangan, serta mendorong kesejahteraan masyarakat di wilayah hukum Polres Simalungun,” pungkasnya. (Tim)




















