SIMALUNGUN – Komitmen membangun budaya kerja yang bersih, disiplin, dan produktif terus ditunjukkan Camat Hutabayu Raja, Risdoni Sinaga, SH, MH. Di bawah kepemimpinannya, Kantor Camat Hutabayu Raja kini menerapkan kebijakan kegiatan kebersihan rutin selama 20 menit setiap pagi, yang wajib dilaksanakan seluruh pegawai sebelum memulai aktivitas kerja.

Kebijakan ini bukan sekadar program seremonial, melainkan telah menjadi rutinitas harian yang mengakar. Setiap hari kerja, Senin hingga Jumat, tepat pukul 07.30 WIB, seluruh pegawai tanpa terkecuali berkumpul dan bergerak bersama membersihkan lingkungan kantor. Mulai dari staf administrasi, petugas lapangan, hingga unsur pimpinan, semuanya turun langsung dengan alat kebersihan di tangan.

Pemandangan kebersamaan tampak jelas di halaman Kantor Camat Hutabayu Raja. Tidak ada sekat jabatan. Semua berbaur membersihkan halaman, koridor, ruang kerja, ruang tunggu pelayanan masyarakat, kamar mandi, area parkir, hingga taman kecil di sekitar kantor. Suasana pagi pun terasa hidup—penuh semangat, diselingi canda ringan yang mempererat kebersamaan.

Camat Hutabayu Raja, Risdoni Sinaga, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari upaya membangun karakter aparatur sipil negara yang disiplin, bertanggung jawab, dan peduli lingkungan.

“Kebersihan adalah bagian dari iman. Lingkungan kerja yang bersih akan menciptakan suasana kerja yang nyaman dan berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya di sela kegiatan.

Agar pelaksanaan tetap efektif dan terarah, kegiatan kebersihan dibagi ke dalam beberapa kelompok kerja dengan tanggung jawab area masing-masing. Ada kelompok yang fokus pada area luar kantor, kelompok pembersihan ruang kerja dan pelayanan, serta kelompok yang menangani fasilitas pendukung seperti kamar mandi, saluran air, dan tempat parkir. Seluruh proses dirancang tuntas dalam waktu 20 menit, tanpa mengganggu jam kerja.

Tak hanya membersihkan area fisik, para pegawai juga merapikan meja kerja, dokumen, peralatan kantor, serta merawat tanaman hias di lingkungan kantor. Aktivitas fisik ringan ini dinilai mampu menyegarkan tubuh dan pikiran sebelum menghadapi rutinitas pelayanan yang padat.

Kebijakan tersebut mendapat respons positif dari pegawai. staf administrasi, mengaku merasakan perubahan signifikan.

“Sekarang kantor terasa lebih segar dan rapi setiap hari. Kami juga jadi lebih akrab karena sering bekerja bersama di luar tugas rutin,” ujarnya.

Apresiasi juga datang dari masyarakat. warga yang kerap mengurus administrasi di kantor camat, menilai perubahan lingkungan kantor sangat terasa.

“Kantor sekarang bersih dan nyaman. Warga yang datang jadi lebih tenang dan betah,” ungkapnya.

Untuk menjaga konsistensi, pihak kecamatan menerapkan sistem koordinator kebersihan mingguan serta evaluasi bulanan. Seluruh kebutuhan alat kebersihan juga telah disiapkan oleh kantor.

Lebih jauh, Camat Risdoni berharap budaya positif ini dapat menjadi contoh bagi kantor desa dan instansi lain di wilayah Kecamatan Hutabayu Raja.

“Perubahan besar selalu dimulai dari kebiasaan kecil. Kalau kantor camat bisa, kantor desa juga pasti bisa,” pungkasnya.

Dengan kebijakan 20 menit kebersihan setiap pagi ini, Kantor Camat Hutabayu Raja menegaskan bahwa pelayanan publik yang berkualitas dimulai dari lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan penuh kebersamaan.


Tim Red : Francis Gultom