SIMALUNGUN — Ajang balap bergengsi bertaraf internasional FIA Asia Pacific Rally Championship (APRC) 2026 Putaran ke-3 resmi berakhir di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Minggu (9/8/2026).
Rangkaian kompetisi yang berlangsung di lintasan menantang kawasan perkebunan Tobasari, Kecamatan Sidamanik, tersebut secara resmi ditutup oleh Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih.
Penutupan sekaligus menjadi penanda berakhirnya seluruh rangkaian perlombaan yang menghadirkan persaingan sengit para pereli dalam menaklukkan lintasan tanah dan berbatu dengan karakteristik medan yang menantang.
Di tengah ketatnya persaingan, Musa Rajekshah bersama navigator Hervian Soejono berhasil tampil sebagai juara. Mengendarai Skoda Fabia RS Rally2 dari tim BLA BLA BLA MOTORSPORT, pasangan tersebut mampu menjaga konsistensi kecepatan, ketepatan strategi, serta performa sepanjang Special Stage (SS).
Musa dan Hervian akhirnya mencatatkan waktu terbaik secara keseluruhan dan keluar sebagai pereli tercepat pada APRC 2026 Putaran ke-3 di Simalungun.
Posisi kedua ditempati Ryan Nirwan bersama navigator Adi Indiarto dari Toyota Gazoo Racing Indonesia. Menggunakan Toyota GR Yaris Rally2 bernomor urut 1, Ryan Nirwan tampil kompetitif dan terus memberikan tekanan kepada pimpinan lomba di sejumlah lintasan.
Sementara posisi ketiga berhasil diamankan pasangan M. Kholilul Rahman dan Tri Arjuna dari tim MAB HRVRT dengan kendaraan Ford Fiesta Rally3.
Dalam sambutannya saat menutup kejuaraan, Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, penyelenggara, panitia, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya APRC 2026 di Simalungun.
Bupati juga memberikan penghargaan kepada para pereli yang telah menunjukkan semangat kompetisi, kemampuan profesional, serta sportivitas selama perlombaan.
“Anda semua telah membuktikan bahwa Kabupaten Simalungun mampu menjadi tuan rumah bagi penyelenggaraan event-event berskala nasional maupun internasional dengan sangat baik,” ujar Bupati.
Menurut Bupati, kejuaraan rally tersebut tidak hanya menjadi ajang adu kecepatan dan kemampuan menaklukkan lintasan, tetapi juga membawa pesan penting mengenai semangat, keberanian, ketangguhan dan daya saing.
Ajang tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi Kabupaten Simalungun untuk terus berkembang dan meningkatkan daya saing daerah.
Bupati menegaskan, penyelenggaraan APRC 2026 memberikan dampak yang lebih luas dibandingkan sekadar kegiatan olahraga.
Kejuaraan internasional tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi pariwisata, budaya dan keindahan alam Simalungun kepada masyarakat luas, termasuk peserta dan pengunjung dari berbagai daerah maupun negara.
Selain promosi destinasi, kehadiran peserta, tim, wisatawan dan penonton juga diharapkan memberikan dampak terhadap perputaran ekonomi masyarakat.
Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sektor kuliner, transportasi, penginapan serta berbagai usaha masyarakat di sekitar lokasi kegiatan turut memperoleh peluang ekonomi dari penyelenggaraan event tersebut.
“Kami berkomitmen untuk terus menjadikan Kabupaten Simalungun sebagai rumah yang ramah bagi ajang olahraga nasional maupun internasional,” tegas Bupati.
Dukungan terhadap pelaksanaan APRC 2026 di Simalungun juga disampaikan Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Utara, Harun Mustafa Nasution.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kejuaraan tersebut sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar, aman dan sukses.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan APRC di Simalungun tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah daerah, penyelenggara, organisasi olahraga, aparat keamanan, masyarakat serta seluruh pihak yang terlibat.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan penyelenggaraan event olahraga bertaraf internasional dapat berlangsung secara profesional.
Dengan berakhirnya APRC 2026 Putaran ke-3, Kabupaten Simalungun tidak hanya mencatatkan diri sebagai lokasi penyelenggaraan kompetisi olahraga otomotif bergengsi, tetapi juga mendapatkan kesempatan memperkenalkan potensi daerah kepada dunia.
Keindahan kawasan perkebunan Tobasari dan karakter lintasan Simalungun menjadi bagian dari daya tarik tersendiri dalam kejuaraan tersebut.
Pemerintah Kabupaten Simalungun berharap momentum ini dapat menjadi pintu masuk bagi semakin banyaknya event nasional maupun internasional yang digelar di daerah tersebut.
Dengan dukungan pemerintah, penyelenggara, organisasi olahraga, pelaku usaha dan masyarakat, penyelenggaraan APRC 2026 diharapkan memberikan manfaat berkelanjutan bagi olahraga, pariwisata, ekonomi dan promosi Kabupaten Simalungun.
APRC 2026 Putaran ke-3 pun resmi ditutup, dengan Musa Rajekshah dan Hervian Soejono keluar sebagai juara di lintasan Simalungun.
(Tim)











