SIMALUNGUN – Semangat mengenang jasa para pahlawan dan memperkokoh nilai-nilai Pancasila kembali menggema di Tugu Letda Sujono, Bandar Betsy, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun, Kamis (1/10/2026).
Dalam momentum bersejarah tersebut, Kapolres Simalungun AKBP Dr. Hendri Nupia Dinka Barus, S.H., S.I.K., M.M., didampingi Ketua Bhayangkari Polres Simalungun Ny. Rani Hendri Barus, hadir langsung mengikuti Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila bersama unsur Forkopimda Provinsi Sumatera Utara, TNI-Polri, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, pelajar, serta masyarakat.
Kehadiran Kapolres Simalungun tidak sekadar menjadi bagian dari rangkaian seremoni. Momentum tersebut menjadi bentuk penghormatan Polri terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus penegasan komitmen untuk terus menjaga nilai persatuan, kebangsaan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi awak media, Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 18.32 WIB.
“Kehadiran Bapak Kapolres Simalungun dalam Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Tugu Letda Sujono Bandar Betsy merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Polri terus berupaya hadir secara humanis, berintegritas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKP Verry Purba.
Upacara dimulai sekitar pukul 10.00 WIB di Lapangan Tugu Letda Sujono Bandar Betsy. Pelaksanaan kegiatan mengacu pada Surat Perintah Kapolres Simalungun Nomor Sprin/910/IX/PAM.4.5/2026 tertanggal 30 September 2026 tentang pengamanan pelaksanaan upacara.
Suasana khidmat terasa ketika seluruh peserta mengikuti rangkaian acara pokok, mulai dari penghormatan pasukan, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, pembacaan Pembukaan UUD 1945, pembacaan naskah ikrar hingga doa.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Andhika Bhayangkari, peletakan karangan bunga, penyerahan bingkisan kepada keluarga almarhum Letda Sujono, serta fragmen teatrikal Peristiwa Bandar Betsy yang menggambarkan kembali perjuangan dan pengorbanan para pahlawan.
“Upacara ini menjadi momentum untuk memberikan penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang mempertahankan ideologi Pancasila, sekaligus mengenang sejarah perjuangan di Bandar Betsy,” jelasnya.
Sebanyak sembilan Satuan Setingkat Satgas (SST) turut ambil bagian dalam upacara tersebut. Mereka berasal dari berbagai unsur, yakni Yonif 122/Tombak Sakti, Rindam I/Bukit Barisan, Lantamal, TNI Angkatan Udara, Brimob Polri, Polres Simalungun, Satpol PP Kabupaten Simalungun, Pemuda Pancasila, serta pelajar Pramuka dan pelajar SD-SMP.
Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, B.Sc., Waka Polda Sumut Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak, S.I.K., Danrem 022/Pantai Timur Kolonel Inf Sandi Kamidianto mewakili Pangdam I/Bukit Barisan, Kejati Sumut Muhibuddin, S.H., M.MH., Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih, S.E., M.M., serta Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H., M.Kn.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya kebersamaan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan mengenang sejarah perjuangan yang terjadi di Bandar Betsy.
Untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan aman dan tertib, Polres Simalungun menerjunkan personel melalui pengamanan terbuka maupun tertutup bersama jajaran Polsek. Sementara itu, personel Sat Intelkam juga melakukan deteksi dini serta penggalangan terhadap tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh pemuda.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dalam keadaan aman, tertib dan kondusif.
Menurut AKP Verry Purba, keterlibatan langsung Kapolres Simalungun dalam kegiatan tersebut sekaligus mencerminkan komitmen Polri untuk terus membangun kedekatan dengan masyarakat, menjaga stabilitas keamanan, serta merawat semangat kebangsaan.
“Kami berharap peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi menjadi momentum untuk terus memperkuat semangat kebangsaan, persatuan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkasnya. (Tim)









