SIMALUNGUN – Ketika masa peralihan dari tanaman belum menghasilkan ( TBM ) menjadi Tanaman Menghasilkan ( TM ) harus dibutuhkan perhatian extra agar buah kelapa sawit dapat berkembang dengan baik dan menghasilkan Tandan buah segar ( TBS ) sesuai yang diharapkan oleh Perusahaan.
Namun hal ini sepertinya justru berbalik arah dimana Tanaman kelapa sawit yang baru menghasilkan tepatnya di PTPN IV Regional II unit kebun Laras Afdeling I kecamatan Bandar Huluan kabupaten Simalungun Sumatera Utara terdapat banyak sekali buah sudah busuk dipohon tidak terpanen.
Amatan Tim media dilokasi/ areal kebun yang diperkirakan tahun tanam 2021 pada kamis 11/07/2024 sekira pukul 11.00 Wib ditemukan banyak sekali buah busuk dipohon tidak terpanen dan pelepah pasirnya juga tidak di tunas yang memungkinkan para pemanen sulit untuk memanen buahnya karena minimalnya perawatan, jika hal ini terus dibiarkan sudah pasti perusahaan tidak akan mendapat keuntungan.
Tim media mencoba untuk mencari keterangan terkait banyaknya buah tidak dipanen dan membusuk dipohon kepada Asisten Personalia kebun ( APK ) kebun Laras Ardi melalui pesan Whats Appnya dinomor 08xxxxxxx..namun sama sekali tidak mendapat tanggapan.

Tim akhirnya melanjutkan komfirmasi kepada Asiaten Kepala ( Aska ) kebun Laras Agustino melalui jalur whats App dinomor 08xxxxxxxx namun tidak juga mendapat tanggapan sama sekali.
Diharapkan kepada GM ( General Manager ) Distrik III PTPN4 Regional II agar kiranya dapat memberikan sanksi kepada Aska dan APK kebun Laras yang tidak memberikan respon atau etika baiknya kepada awak Media sebagai Sosial Kontrol dalam menggali Informasi terkait temuan dilapangan. (Jun/tim).
Editor Redaksi: A01













