LANGKAT _ Rapat kerap selalu jadi alasan untuk di sampaikan kepada bawahan ketika bertemu wartawan sudah menjadi tradisi atasan , sebagai dalih meninggalkan tanggung jawab sebagai Kepala Sekolah ( Kepsek ).

Walaupun secara terpisah aneh terasa janggal terkait jawaban rapat oleh guru – guru secara serentak hampir di setiap sekolah , seperti sudah di rencanakan jawaban tersebut.

Terang saja jawaban sengaja berbohong seakan-akan menunjukkan loyalitas terhadap sang atasan bagi Si guru, Tampa di sadari juga sebagai seorang guru yang nota bane di gugu dan di tiru oleh murid-murid jelas saja bertolak belakang sebagai tugas dan tanggungjawab nya sebagai seorang guru.

Kembali ke cerita Kepsek yang bepergian wisata di saat murid sedang belajar di sekolah bertepatan masuk nya tahun ajaran baru 2024/2025 seakan-akan merasa tak bersalah dan tak berdosa atau jangan-jangan bisa jadi sudah mendapatkan izin dari atasan untuk bepergian bebas kapan saja tampa mengenal waktu serta tak tau memilih waktu kapan yang tepat baik nya di laksanakan berkumpul jalan-jalan untuk liburan.

Di fasilitasi salah satu percetakan buku berlangganan, beberapa oknum Kepala Sekolah Dasar Negeri di Gebang saat mulai masuk tahun ajaran baru 2024/2025 dengan memakai Bus berwarna biru Merk Isuzu plat BB 7997 berwisata ke Berastagi , Senin ( 29/7/2024 ), Sekitar pukul 08.30 Wib, dengan titik kumpul di depan Kantor Camat Gebang, Kabupaten Langkat, Sumut.

Komfirmasi terkait apakah semua Kepsek sebanyak 30 orang lebih ikut bepergian masih menjadi tanda tanya, namun ada beberapa Kepsek yang coba di temui secara terpisah tidak berada di tempat.

Informasi yang berkembang kegiatan ini seakan mendapat ijin dari pimpinan nya, namun anehnya Kepsek berangkat ke luar daerah justru di koordinir oleh Kelompok Kerja Kepala Sekolah ( K3S ) tak lain ada oknum Kepsek SD Negeri Air Tawar.

Baju kaos seragam yang di pakai berwarna biru lengan panjang untuk wanita sementara kemeja biru untuk pria yang di pakai oleh Kepala Sekolah sangat selaras dengan warna angkutan Bus yang di fasilitasi oleh salah satu penerbit yang berlangganan.

” Ada sekitar 7 orang Kepala Sekolah yang memasuki masa pensiun maupun baru saja pensiun, sudah bertahun-tahun lamanya berlangganan buku cetak, wajarlah kami memohon untuk di fasilitasi oleh penerbit “, ucap salah satu oknum Kepala Sekolah SD Negeri yang ikut dalam rombongan setahun lagi bakal memasuki masa pensiun.

Tolonglah jangan di permasalahkan ya, dalam tahun ini banyak yang memasuki masa pensiun, gak lama kami cuma 2 hari saja ke Berastagi , ungkap salah satu oknum Kepala Sekolah lain sebelumnya mencoba mendatangi berdialog dengan wartawan dengan maksud meredam pemberitaan.

Upaya komfirmasi di lakukan ke beberapa sekolah sebagai pembanding maksud dan tujuan keberangkatan Kepsek ke Berastagi atau ke Parapat.

Salah seorang guru ( perempuan ) Kelas V yang sedang mengajar murid, bergegas keluar ruangan kelas ketika di komfirmasi terkait di mana oknum Kepala Sekolah SD Negeri Air Tawar tak lain adalah oknum Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah , sang guru mengatakan, ” Kepala Sekolah sedang rapat di dinas Pak ” , tukas sang guru tersebut berulang-ulang menegaskan kalau atasan benar-benar rapat.

Salah seorang guru SD Negeri Pasar Rawa saat jam istirahat ketika di komfirmasi terkait keberadaan Ibu Kepsek dan kemana bepergiannya memberikan jawaban yang berbeda dan mengejutkan, justru bukan pergi ke Berastagi malah ke Parapat, Sang guru mengatakan, Ibu Kepsek tidak ada, kabar nya perpisahan Kepsek yang pensiun ke Parapat, tutur nya saat jam istirahat.

Denta seorang operator di SD Negeri Bangun Sari Pasar Rawa terkait keberadaan sang atasannya menyampaikan, Tadi ada masuk Pak, pakek pakaian dinas, selanjutnya pergi katanya ada rapat entah di mana, ujar nya.

Selanjutnya ketika di komfirmasi pengawas di bekas Kantor UPT Dinas Pendidikan samping Kantor Camat Gebang salah seorang staf mengatakan, ” Pak Husen pergi keluar, ada urusan “, katanya.

Tampak 3 orang operator sedang di gedung yang sama hanya beda ruangan tepatnya biasa di gunakan sebagai ruang rapat, salah seorang operator SD Negeri Tegal Rejo bernama Reza ketika di tanyakan keberadaan sang Kepsek mengatakan, ” Saya belum ada masuk kantor Bang, tidak ada jumpa Kepsek, silahkan ke sekolah aja Bang “, tukas Reza.

Terkait kemana sebenarnya bepergian beberapa oknum Kepsek apakah ke Berastagi ataukah ke Parapat, Reza tidak mau memberikan jawaban, bersikekeh menyarankan untuk komfirmasi ke SD Negeri Tegal Rejo.

Terpantau di halaman SD Negeri Tegal Rejo salah seorang berpakaian seragam ASN coklat sedang duduk di kursi depan meja piket ketika di komfirmasi mengatakan, Ibu tidak ada masuk dari tadi pagi, kabar nya perpisahan Kepsek yang memasuki masa pensiun, sebut nya, anak nya ada tu lagi di kamar mandi, tutur nya.

Di ruangan guru SD Negeri Dogang tampak sedang berkumpul guru – guru saat jam istirahat, ketika di tanyakan keberadaan Ibu Kepseknya serentak semua mengatakan, Ibu gak masuk dari pagi, dia lagi rapat, jawab mereka serentak saat jam istirahat.

Pak Icik salah seorang guru kelas SD Negeri Perkebunan Serapuh Sanggalima ketika di komfirmasi terkait di mana Kepsek menuturkan, Ibu gak ada kata nya lagi rapat perpisahan pensiun Kepsek, tutur Icik keluar kelas berusaha menutupi keberadaan atasannya.(AKHYAR)

Editor Redaksi : A01