SIMALUNGUN – Mengawal sektor pariwisata tidak cukup hanya dengan patroli. Polres Simalungun Polda Sumatera Utara membuktikan bahwa keamanan juga dibangun melalui pelayanan yang humanis. Lewat program inovasi “Simalungun Safe Tourism”, personel kepolisian hadir bukan sekadar menjaga situasi tetap kondusif, tetapi juga menjadi sahabat bagi setiap wisatawan yang menikmati pesona Danau Toba di wilayah Kabupaten Simalungun.

Di balik keberhasilan program tersebut, sosok AIPDA Rolan Manik, S.H. menjadi perhatian masyarakat. Dengan senyum yang tak pernah lepas saat menyapa pengunjung, personel Sat Pam Obvit Polres Simalungun itu menghadirkan wajah Polri yang bersahabat, menghilangkan kesan kaku, sekaligus menumbuhkan rasa aman bagi wisatawan.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 16.19 WIB, mengatakan bahwa Simalungun Safe Tourism merupakan inovasi pelayanan publik yang dirancang untuk memastikan seluruh objek wisata di wilayah hukum Polres Simalungun tetap aman, nyaman, dan kondusif.

“Pariwisata hanya akan berkembang apabila keamanan benar-benar terjamin. Karena itu, Polres Simalungun hadir langsung di tengah masyarakat melalui patroli humanis untuk memberikan rasa aman kepada setiap wisatawan yang datang ke Simalungun,” ujar AKP Verry Purba.

Patroli dimulai sejak pukul 09.00 WIB dengan menyisir sepuluh destinasi wisata favorit, yakni Bah Damanik, Kebun Teh Bah Butong, Kafe Pulo Dong Dong, Cafe Antara, Bukit Indah Simarjarunjung, Tekosima, Pinus Hills, Hotel Dio Rafael, Pelabuhan Kapal Tradisional, hingga Pelabuhan Tigaras yang menjadi gerbang utama penyeberangan menuju kawasan Danau Toba.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh personel Sat Pam Obvit Polres Simalungun yang terdiri dari AIPTU Firman Simorangkir, AIPTU Elvan Rivai, AIPTU Erikson Sitorus, AIPDA Hendro Purba, S.H., AIPDA Okto Freddy S., dan AIPDA Rolan Manik, S.H. Seluruh personel bergerak secara mobile memastikan tidak ada gangguan keamanan maupun potensi tindak kriminal di kawasan wisata.

Namun yang membedakan patroli kali ini bukan hanya kehadiran personel berseragam. Setiap petugas aktif menyapa pengunjung, berdialog, memberikan salam, hingga menyampaikan imbauan kamtibmas dengan pendekatan persuasif. Senyum ramah AIPDA Rolan Manik kepada wisatawan bahkan menjadi simbol pelayanan humanis yang terus dibangun Polres Simalungun.

“Kami ingin masyarakat melihat bahwa polisi bukan hanya hadir saat terjadi masalah, tetapi juga menjadi mitra dan sahabat masyarakat. Salam, senyum, dan komunikasi yang baik adalah bagian dari pelayanan kami,” kata AKP Verry Purba.

Selain memastikan keamanan, personel juga mengingatkan wisatawan agar selalu menjaga barang berharga, mengutamakan keselamatan selama berwisata, mematuhi aturan di lokasi wisata, serta segera menghubungi petugas apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.

Patroli yang berlangsung dalam cuaca cerah itu membuahkan hasil positif. Seluruh destinasi wisata terpantau aman, tertib, dan ramai dikunjungi masyarakat tanpa adanya gangguan keamanan yang menonjol.

Menurut AKP Verry Purba, keberhasilan menjaga situasi kamtibmas merupakan modal utama dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata Kabupaten Simalungun yang menjadi salah satu pintu gerbang menuju Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Danau Toba.

“Kami ingin setiap wisatawan pulang membawa kesan bahwa Simalungun bukan hanya indah, tetapi juga aman. Itulah tujuan utama program Simalungun Safe Tourism,” tegasnya.

Kawasan Tigaras yang menjadi salah satu ikon wisata Danau Toba pun terus mendapat perhatian khusus. Selain menjadi pelabuhan penyeberangan menuju destinasi wisata, kawasan ini kini semakin ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara. Karena itu, kehadiran personel kepolisian secara rutin menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap keamanan destinasi wisata tersebut.

Melalui Simalungun Safe Tourism, Polres Simalungun kembali membuktikan bahwa pelayanan kepolisian modern tidak hanya diukur dari keberhasilan menjaga keamanan, tetapi juga dari kemampuan membangun kedekatan dengan masyarakat. Sosok AIPDA Rolan Manik dengan senyum tulusnya menjadi representasi nyata transformasi Polri Presisi—humanis, profesional, dan selalu hadir memberikan rasa aman bagi setiap wisatawan yang menikmati keindahan Danau Toba di Kabupaten Simalungun. (Tim)