SIMALUNGUN – Libur panjang Tahun Baru 2026 di Kabupaten Simalungun resmi berakhir dengan catatan positif. Ribuan wisatawan memadati berbagai objek wisata unggulan, namun situasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja maksimal Tim Satuan Pengamanan Objek Vital (Pam Obvit) Polres Simalungun yang secara intensif melakukan pengamanan di 10 destinasi wisata strategis.
Sejak pagi hingga sore hari terakhir libur panjang, personel Pam Obvit disiagakan di sejumlah titik rawan keramaian, mulai dari Bah Damanik, Kebun Teh Bah Butong, Bukit Indah Simarjarunjung, Kafe Pulo Dong Dong, Tekosima, Pantai Paris, Pantai Raya, Pantai Ardhana, Pelabuhan Tiga Ras, hingga Pelabuhan Kapal Tradisional. Langkah ini memastikan seluruh rangkaian aktivitas wisata berjalan lancar tanpa insiden berarti.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menegaskan bahwa pengamanan destinasi wisata merupakan bagian dari komitmen Polres Simalungun di bawah naungan Polda Sumatera Utara untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Kami ingin masyarakat dan wisatawan menikmati liburannya tanpa rasa khawatir. Kehadiran personel Polri di tengah keramaian adalah bentuk nyata pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat,” ujar AKP Verry Purba, Minggu (4/1/2026) sekitar pukul 17.20 WIB.
Patroli yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh empat personel Sat Pam Obvit, yakni Aiptu Firman Simorangkir, Aiptu Elvan Rivai, Aiptu K.T. Saragih, dan Aipda Hendro Purba. Selain melakukan pengawasan, para personel juga aktif menyapa pengunjung, memberikan imbauan kamtibmas, serta membantu pengaturan lalu lintas dan parkir di lokasi-lokasi padat.
Di Bah Damanik, ikon wisata air terjun Simalungun, kehadiran polisi memberi rasa aman bagi wisatawan, khususnya keluarga yang membawa anak-anak. Cuaca cerah turut menambah semarak kunjungan pada hari terakhir liburan.
“Rasanya lebih tenang ada polisi yang patroli. Kami jadi bisa menikmati liburan dengan nyaman, apalagi bersama anak-anak,” ujar Rina, wisatawan asal Medan.
Sementara itu, di Kebun Teh Bah Butong, personel Pam Obvit mengedepankan pendekatan persuasif dengan mengajak pengunjung menjaga kebersihan dan ketertiban. Di Kafe Pulo Dong Dong, kepadatan kendaraan diantisipasi dengan pengaturan parkir yang humanis dan sigap.
“Kami mengedepankan patroli humanis. Tujuan kami bukan menakuti, tetapi membuat wisatawan merasa dilindungi dan dilayani,” ungkap Aiptu Firman Simorangkir.
Pengamanan juga diperketat di Bukit Indah Simarjarunjung, terutama pada spot-spot foto di ketinggian yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan. Petugas aktif memberikan imbauan agar pengunjung tetap waspada.
Empat destinasi wisata air di kawasan Danau Toba—Tekosima, Pantai Paris, Pantai Raya, dan Pantai Ardhana—tak luput dari pengawasan. Wisatawan yang memadati kawasan tersebut dapat menikmati suasana liburan dengan aman.
“Pantainya indah dan aman. Pengamanan seperti ini bikin kami ingin kembali lagi ke Simalungun,” ujar Budi, wisatawan asal Pematangsiantar.
Di sektor transportasi wisata, personel Pam Obvit juga memastikan aktivitas di Pelabuhan Tiga Ras dan Pelabuhan Kapal Tradisional berjalan tertib, aman, dan lancar, terutama bagi wisatawan yang menyeberang ke kawasan sekitar Danau Toba.
Kasat Pam Obvit Polres Simalungun AKP Hengky B. Siahaan, S.H., M.H. memberikan apresiasi atas dedikasi personel di lapangan. Ia menegaskan bahwa pengamanan destinasi wisata akan terus menjadi prioritas demi menjadikan Simalungun sebagai daerah tujuan wisata yang aman dan ramah.
“Kami ingin Simalungun dikenal sebagai destinasi wisata yang aman, nyaman, dan berkesan. Keamanan yang terjaga adalah kunci utama agar wisatawan betah dan kembali berkunjung,” tegasnya.
AKP Verry Purba menambahkan, keberhasilan pengamanan libur panjang ini sejalan dengan transformasi Polri PRESISI—Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan—di mana Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan sahabat masyarakat.
Tim Red : A01



















