SIMALUNGUN – Kegiatan Marharoan Bolon yang dilaksanakan Pemerintah Kecamatan Hatonduhan di Nagori Buntu Turunan beberapa waktu lalu masih menyisahkan pertanyaan. Jum’at (26/07/2024).
Salah satunya adalah ketidak hadiran Pangulu Bosar Nauli yang notabene wilayah Nagori Bosar Nauli berdampingan dengan Nagori Buntu Turunan.
Saat Istri Bupati Simalungun yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Simalungun Ny Ratnawati Radiapoh Hasiholan Sinaga memanggil seluruh Pangulu se-Kecamatan Hatonduhan untuk menerima arahan dan bantuan hanya Pangulu Bosar Nauli saja yang tak terlihat.
Padahal kegiatan Marharoan Bolon tersebut adalah murni program Bupati Simalungun yang di terapkan disetiap kecamatan.
Kehadiran Bupati Simalungun Bersama Ibu Bupati dan beberapa pimpinan OPD di kecamatan Hatonduhan adalah untuk mengajak Pangulu dan masyarakat bersinergi membangun Kabupaten Simalungun menjadi lebih baik.
Namun sepertinya kehadiran Bupati Simalungun dan Rombongan di Kecamatan Hatonduhan dianggap biasa-biasa saja oleh Pangulu Nagori Bosar Nauli hingga Dirinya tak bisa hadir mengikuti kegiatan, menurut keterangan Camat Hatonduhan, Pangulu Bosar Nauli meminta izin tidak bisa hadir kerena ada urusan lain, dia hanya mengutus beberapa perangkat desanya saja. Kata Camat Saat Ditanya Awak Media.
Hal tersebut tentunya menuai pertanyaan, dan sepertinya Pangulu Bosar Nauli mementingkan urusan pribadinya dari pada. kepentingan umum dan dinilai tak menghargai kehadiran Bupati Simalungun Bersama rombongan di Kecamatan Hatonduhan.
Ketidakhadiran Pangulu Bosar Nauli di kegiatan Marharoan Bolon tersebut perlu di pertanyakan oleh Dinas DPMPN bila perlu inspektorat Kabupaten Simalungun ikut campur tangan dalam hal ini.
“Bapak Radiapoh Hasiholan Sinaga adalah orang nomor satu di Kabupaten Simalungun datang jauh-jauh ke Kecamatan Hatonduhan tak dianggap penting oleh Pangulu Bosar Nauli, ini ada apa…! Kata salah satu tokoh masyarakat Hatonduhan.
“Jika dia tidak suka dengan Pangulu lain, setidaknya jangan di tunjukkan didepan Bupati Simalungun yang sudah berupaya hadir, kita selaku tokoh masyarakat Kecamatan Hatonduhan sangat menyesalkan sikap yang tunjukkan Pangulu Bosar Nauli itu, yang tak ikut menyambut kehadiran orang nomor 1 di Kabupaten Simalungun, dan saya kira sikapnya itu perlu dipertanyakan agar kedepannya dia bisa lebih beretika ketika pemimpin tertinggi datang ke wilayahnya. Terang Tokoh Masyarakat dengan nada kesal.
Editor Redaksi : A01
















