ANEWS-Chanel : Pagi yang sejuk di Nagori Bahal Batu, Kecamatan Hutabayu Raja, Kabupaten Simalungun, Selasa, 1 Juli 2025, terasa berbeda dari biasanya. Udara segar membawa semangat baru yang terpancar dari wajah-wajah antusias masyarakat setempat.

Hari itu, sebuah kegiatan trial pelaksanaan pembangunan rabat beton di jalan usaha tani resmi digelar, menandai dimulainya proyek yang telah lama dinantikan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Hutabayu Raja, Bapak Doni Sinaga, yang bersama Bapak Pangulu Bahal Batu, Bapak Aziz Manurung, bersama jajaran perangkat desa, Ketua Maujana, TPK, Pendamping Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta para tokoh masyarakat. Sebuah papan transparansi terpasang di lokasi kegiatan, menjadi simbol keterbukaan dan akuntabilitas dalam pelaksanaan proyek ini.

Selama bertahun-tahun, jalan usaha tani di wilayah ini menjadi kendala utama bagi para petani. Kondisi jalan yang rusak, berlubang, dan sulit dilalui telah lama menghambat proses distribusi hasil panen dan menurunkan produktivitas.

Selain menyulitkan, jalan yang tidak layak ini juga membahayakan keselamatan warga. Maka, pembangunan rabat beton bukan hanya soal infrastruktur, melainkan juga menjadi harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya, Camat Hutabayu Raja, Bapak Doni Sinaga, menyampaikan harapannya agar pembangunan ini berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia menekankan pentingnya pengawasan, transparansi, dan keterlibatan warga dalam setiap tahap pelaksanaan.

Papan informasi yang terpampang di lokasi proyek, menurut beliau, adalah wujud nyata dari komitmen pemerintah untuk membuka akses informasi seluas-luasnya kepada publik. Beliau berharap jalan ini nantinya menjadi akses yang aman, lancar, dan produktif bagi masyarakat Bahal Batu, khususnya para petani.

Senada dengan itu, Pangulu Bahal Batu, Bapak Aziz Manurung, menyampaikan rasa syukur atas dimulainya proyek ini. Ia mengungkapkan bahwa usulan pembangunan jalan tersebut telah lama diperjuangkan oleh masyarakat. Menurutnya, jalan ini merupakan jalur vital bagi roda perekonomian desa. Dengan adanya perbaikan, diharapkan hasil panen dapat diangkut dengan lebih mudah, cepat, dan efisien, sehingga mendongkrak pendapatan dan kesejahteraan petani.

Suasana kegiatan trial juga diwarnai dengan diskusi dan dialog antara pelaksana proyek dan masyarakat. Ini menunjukkan adanya partisipasi aktif dan kontrol sosial dari warga terhadap proyek yang berjalan. Keberadaan papan transparansi semakin memperkuat peran serta masyarakat dalam mengawasi jalannya pembangunan.

Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi yang solid antara pemerintah dan warga, pembangunan rabat beton di Nagori Bahal Batu diharapkan dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif yang signifikan. Proyek ini menjadi bukti bahwa pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat terwujud melalui sinergi, keterbukaan, dan kepedulian bersama.


Dirilis : Francis Gultom

Editor Redaksi : Bang Aziz