Jelang Idul Fitri 1446 H, Media ANEWS-Chanel Berbagi Tali Asih Untuk Anak-anak Yatim.
Simalungun, 29 Juni 2025 — Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparek) menggelar Simalungun Geo Product Fest 2025 di Ruang Terbuka Publik (RTP) Pantai Bebas Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Sabtu (28/6/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan aktif terhadap proses revalidasi Geopark Kaldera Toba menuju green card UNESCO.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan kebersihan lingkungan, mendorong kolaborasi lintas sektor, serta mengembangkan pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing tinggi. Selain itu, acara ini juga dimaksudkan untuk memperkuat posisi Danau Toba sebagai destinasi pariwisata unggulan nasional dengan nilai ekologis, geologis, dan budaya yang tinggi.
Sejumlah agenda turut meramaikan festival ini, di antaranya:
- Gerakan Wisata Bersih di kawasan Pantai Bebas Parapat dan Jalan Sisingamangaraja Kota Wisata Parapat,
- Lomba Mewarnai untuk tingkat TK/PAUD,
- Lomba Pengolahan Geo Produk turunan dari mangga Parapat,
- Dan peluncuran Polisi Pariwisata (Safe Tourism) oleh Polres Simalungun sebagai upaya menciptakan ekosistem wisata yang aman dan nyaman.
Dalam sambutannya, Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan ungkapan rasa syukur atas karunia Tuhan yang menjadikan wilayah Simalungun sebagai bagian dari sejarah geologis luar biasa: letusan Gunung Toba jutaan tahun silam.
“Dari peristiwa itu, Kabupaten Simalungun memiliki geosite penting, seperti patahan di Haranggaol dan Sibaganding. Tak hanya meninggalkan lanskap alam yang memesona, tapi juga kekayaan geoproduk dan geoculture yang harus kita maknai dan kembangkan,” ujar Bupati.
Ia juga menegaskan pentingnya memperkenalkan dan meningkatkan nilai tambah dari geoproduk sebagai bagian dari warisan dunia yang telah ditetapkan UNESCO.
“Apalagi Danau Toba kini telah menjadi destinasi pariwisata super prioritas nasional. Ini adalah momentum penting bagi kita semua untuk terus menjaga dan mengembangkan kawasan ini,” tambahnya.
Bupati Anton juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan dan citra positif kawasan Parapat.
“Mari kita gelorakan semangat menceritakan hal-hal baik tentang Parapat. Jangan memburukkan kampung sendiri. Dengan citra yang baik, wisatawan akan kembali hadir dan menggairahkan ekonomi lokal,” pungkasnya.
Acara ditutup dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba dan hiburan rakyat yang memeriahkan suasana.
Dirilis : Jaenal Fajjry
Editor Redaksi : Bang Aziz











