SIMALUNGUN – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan menyelimuti Persulukan Serambi Babussalam yang berada di Nagori Jawa Tongah, Kecamatan Hatonduhan, saat Syach Dr Ahmad Sabban Rajagukguk Elrahmany MY menerima kunjungan silaturrahmi Kepala Imigrasi Kota Belawan, Eko Yudis Parlin Rajagukguk, S.Kom beserta jajaran, dalam suasana penuh keberkahan bulan suci Ramadhan 1447 H.

Kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi agenda formal, melainkan momentum mempererat ukhuwah dan membangun kebersamaan antara tokoh agama dan unsur pemerintahan. Dalam balutan nuansa religius dan kekhidmatan Ramadhan, pertemuan berlangsung dengan penuh keakraban, mencerminkan nilai-nilai persaudaraan dan saling menghormati.

Rombongan Kepala Imigrasi Kota Belawan disambut langsung oleh Tuan Guru Batak dengan ramah dan penuh sukacita. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa syukur atas terjalinnya silaturrahmi tersebut, seraya menegaskan pentingnya menjaga hubungan baik antar sesama, terlebih di bulan suci yang menjadi momentum memperbanyak amal kebaikan.

“Silaturrahmi ini adalah anugerah. Semoga setiap langkah yang kita niatkan dalam kebaikan di bulan Ramadhan ini dicatat sebagai amal ibadah dan mendatangkan keberkahan,” ujar Tuan Guru Batak dengan penuh harap.

Beliau juga mendoakan agar Kepala Imigrasi Kota Belawan beserta jajaran senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran dalam menjalankan tugas, serta kesuksesan dalam mengemban amanah negara. Doa pun dipanjatkan agar kebersamaan yang terjalin tidak berhenti pada pertemuan ini saja, melainkan terus berlanjut dalam semangat kolaborasi dan saling mendukung dalam kebaikan.

Sementara itu, kunjungan ini juga menjadi wujud penghormatan serta komitmen untuk terus menjalin komunikasi yang harmonis dengan para tokoh masyarakat dan tokoh agama. Di tengah dinamika tugas pelayanan publik, sinergi dengan berbagai elemen masyarakat dinilai sangat penting untuk menciptakan suasana yang kondusif dan penuh kedamaian.

Momentum silaturrahmi yang berlangsung di lingkungan Persulukan Serambi Babussalam ini diharapkan menjadi penguat hubungan spiritual dan sosial, sekaligus mempererat tali persaudaraan lintas peran dan tanggung jawab. Semangat Ramadhan yang mengajarkan kesabaran, kepedulian, dan kebersamaan menjadi landasan utama dalam membangun harmoni.

Pertemuan ditutup dengan doa bersama, memohon kepada Allah SWT agar silaturrahmi tersebut membawa keberkahan, kebahagiaan, serta kesuksesan bagi semua pihak yang terlibat.

(Tim)