SIMALUNGUN – Kepolisian Sektor (Polsek) Tanah Jawa memfasilitasi pertemuan mediasi terkait persoalan tanah perkampungan yang terjadi di Nagori Muara Mulia, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sabtu (7/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Polsek Tanah Jawa tersebut dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Tanah Jawa Kompol Banuara Manurung, SH. Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek turut didampingi oleh Kanit Intel AKP J. Samosir, SH serta Bhabinkamtibmas Aiptu Agus Liberti Siahaan yang selama ini aktif melakukan pembinaan dan pengawasan situasi kamtibmas di wilayah binaannya.
Pertemuan tersebut mempertemukan dua pihak yang berselisih terkait tanah perkampungan di Nagori Muara Mulia. Pihak pertama adalah keluarga besar almarhum Sihombing yang diwakili oleh Herman Sembiring, sementara pihak kedua diwakili oleh perangkat Nagori Muara Mulia.
Dalam suasana dialog yang berlangsung secara terbuka dan penuh kekeluargaan, Kapolsek Tanah Jawa memberikan arahan serta pencerahan kepada kedua belah pihak agar permasalahan yang ada tidak berkembang menjadi konflik yang dapat mengganggu ketertiban dan keharmonisan masyarakat.
Kompol Banuara Manurung menegaskan bahwa kepolisian hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mediator yang mendorong penyelesaian persoalan masyarakat melalui jalur musyawarah dan mufakat.
Ia mengingatkan bahwa persoalan tanah sering kali menjadi sumber konflik di tengah masyarakat apabila tidak ditangani dengan bijak dan terbuka. Oleh karena itu, pendekatan dialog serta komunikasi yang baik antara para pihak dinilai menjadi langkah penting untuk mencapai solusi yang adil.
“Permasalahan ini sebaiknya dimusyawarahkan kembali di Nagori Muara Mulia dengan melibatkan seluruh pihak terkait, termasuk tokoh masyarakat dan pemerintah nagori, sehingga dapat ditemukan jalan keluar yang terbaik dan dapat diterima oleh semua pihak,” ujar Kapolsek dalam arahannya.
Selain memberikan arahan, pihak kepolisian juga mengimbau agar kedua belah pihak tetap menjaga situasi yang kondusif serta mengedepankan sikap saling menghormati selama proses penyelesaian berlangsung.
Melalui pertemuan tersebut, kedua pihak yang berselisih menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan persoalan secara damai. Mereka sepakat bahwa pembahasan lanjutan akan dilakukan kembali melalui musyawarah di tingkat Nagori Muara Mulia guna mencari solusi yang lebih komprehensif dan berkeadilan.
Sepanjang kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Pertemuan berjalan lancar tanpa adanya ketegangan, sehingga proses dialog dapat berlangsung secara konstruktif.
Kapolsek Tanah Jawa juga menegaskan komitmen Polsek Tanah Jawa untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial yang berpotensi menimbulkan konflik.
Dengan adanya fasilitasi dari pihak kepolisian, diharapkan persoalan tanah perkampungan di Nagori Muara Mulia dapat segera menemukan titik temu melalui musyawarah yang bijaksana, sehingga tercipta suasana yang harmonis dan kondusif di tengah masyarakat.
(Tim)










