PEMATANGSIANTAR – Komandan Kodim 0207/Simalungun Letkol Inf. Gede Agus Dian Pringgana, S.Sos., M.M.A.S., M.Han melakukan kunjungan langsung untuk meninjau progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di tiga lokasi berbeda di Kota Pematangsiantar, Selasa (16/12/2025).

Lokasi yang dikunjungi meliputi Jalan Dalil Tani Kelurahan Tomuan Kecamatan Siantar Timur, Jalan Bahkora II Kelurahan Marihat Jaya Kecamatan Siantar Marimbun, dan Jalan Bendungan Kelurahan Aek Nauli Kecamatan Siantar Selatan.

Peninjauan langsung ini bertujuan untuk melihat secara akurat progres pembangunan fisik serta persiapan operasional dari setiap Koperasi Desa Merah Putih. Selain itu, kunjungan ini juga merupakan bagian dari mekanisme pengawasan yang teratur oleh Kodim 0207/Simalungun terhadap program pembangunan strategis di tingkat desa, dengan harapan agar program berjalan efektif, transparan, dan sepenuhnya sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Menurut Dandim 0207/Simalungun, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) adalah program strategis nasional yang memiliki makna sangat penting bagi pemberdayaan ekonomi kerakyatan. Program ini dirancang untuk memperkuat perekonomian lokal dengan memanfaatkan potensi yang ada di masing-masing desa, sekaligus menciptakan sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah, dan masyarakat.

“Kami juga berusaha menyerap aspirasi dari warga agar koperasi ini bisa benar-benar efektif menjadi wadah pemberdayaan ekonomi desa yang mandiri, berkelanjutan, dan mampu mensejahterakan warga melalui pengelolaan yang profesional dan pemanfaatan teknologi digitalisasi,” jelas Dandim dalam sambutannya selama kunjungan.

Dengan latar belakang itu, Dandim menekankan pentingnya membangun sinergi yang solid untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi antara berbagai pihak terkait, yaitu TNI, Pemerintah Daerah (Pemda), dan warga desa. Tanpa kerja sama yang erat, katanya, program sebesar ini akan sulit mencapai tujuan yang diharapkan.

Saat dimintai keterangan tentang progres pembangunan di lapangan, Dandim menjelaskan bahwa setiap lokasi sudah memasuki tahap yang berbeda-beda namun tetap sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

“Saat ini pembangunan sudah masuk pada masing-masing tahap seperti, mendirikan pondasi, pembuatan tiang pondasi serta mendirikan dinding. Tim di lapangan terus bekerja keras mengejar progres agar semua pekerjaan selesai tepat waktu,” ujarnya dengan nada yang penuh kepercayaan.

Selain memantau progres fisik, Dandim juga menekankan peran KDKMP sebagai penggerak ekonomi lokal yang mampu mendorong peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat desa.

Menurutnya, koperasi ini nantinya akan berperan sebagai pusat ekonomi baru yang mampu menampung hasil pertanian dari warga, mengembangkan produk unggulan lokal, dan bahkan menciptakan lapangan kerja baru untuk warga sekitar.

“Hal ini juga menjadi penggerak ekonomi desa yang nantinya mampu memperkuat peran koperasi sebagai pilar kesejahteraan di tingkat desa, sejalan dengan semangat gotong royong yang telah menjadi ciri khas masyarakat Indonesia,” ungkap Dandim dengan semangat.

Selama kunjungan, Dandim juga berinteraksi langsung dengan pekerja yang sedang mengerjakan pembangunan serta tokoh masyarakat dari ketiga kelurahan tersebut.

Ia mendengarkan laporan langsung tentang tantangan yang dihadapi di lapangan dan memberikan arahan untuk mengatasi masalah yang muncul. Para warga yang hadir menyampaikan harapan bahwa KDKMP akan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kehidupan mereka, terutama dalam meningkatkan pendapatan dan memperluas akses ke pasar untuk produk lokal.

Dandim menutup kunjungan dengan menegaskan komitmen Kodim 0207/Simalungun untuk terus mendukung dan mengawasi pembangunan KDKMP di seluruh wilayah Simalungun.

Ia berharap bahwa dengan kerja sama yang erat antara semua pihak, koperasi ini akan berkembang menjadi lembaga ekonomi yang kuat dan mampu membawa kemakmuran bagi seluruh warga desa.

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk memastikan program ini berjalan dengan baik, karena kepentingannya bukan hanya untuk satu pihak, melainkan untuk kesejahteraan bersama seluruh masyarakat Simalungun,” tegasnya.

(Tim/Red)