SIMALUNGUN – Polres Simalungun Polda Sumatera Utara bergerak cepat menangani bencana banjir yang melanda Kelurahan Haranggaol, Kecamatan Haranggaol Horisan, Kabupaten Simalungun. Banjir tersebut merendam empat rumah warga dan menyebabkan dua rumah lainnya mengalami kerusakan.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba mengatakan, penanganan bencana dilakukan Kapolsek Purba IPTU B. Silalahi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Haranggaol Horisan pada Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
“Cepat tanggap, Polres Simalungun siaga bencana alam, langsung hadir di tengah-tengah masyarakat,” ujar AKP Verry Purba, Minggu (27/9/2026).
Banjir diketahui terjadi pada Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 20.30 WIB. Dampaknya dirasakan warga di Lingkungan 05 dan 06 Kelurahan Haranggaol.
Empat rumah yang terdampak banjir masing-masing milik Ludin Purba (73), Remin Purba (79), Elsye Simanungkalit (67), dan Nurhayati Purba (69). Sementara dua rumah yang mengalami kerusakan merupakan milik Robinson Damanik (53) dan Rahel May Sarah Sinurat (38).
Selain rumah warga, banjir juga berdampak pada fasilitas pendidikan, yakni SD Negeri 091358 Haranggaol di Lingkungan 06.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Kapolsek Purba bersama Forkopimca menyarankan pemilik rumah yang mengalami kerusakan untuk sementara mengungsi atau pindah ke tempat yang lebih aman. Langkah tersebut dilakukan demi menghindari risiko keselamatan akibat kondisi bangunan yang dinilai tidak lagi layak dihuni setelah terdampak banjir.
Personel Polri bersama unsur Forkopimca juga bergotong royong membersihkan sampah dan material yang tersangkut di aliran sungai. Pembersihan dilakukan untuk membantu memperlancar aliran air sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir susulan.
Selain penanganan di lokasi, petugas melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak, baik pemilik rumah yang mengalami kerusakan maupun rumah yang sempat terendam air.
Menurut AKP Verry Purba, langkah selanjutnya adalah melakukan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Simalungun. Koordinasi diperlukan setelah ditemukan batu besar di aliran sungai yang diduga menyebabkan aliran air meluap ke permukiman warga.
“Kami akan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Simalungun terkait adanya batu besar di aliran sungai yang menyebabkan air meluap ke permukiman warga,” katanya.
Polres Simalungun juga mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta mengantisipasi kemungkinan banjir susulan, terutama karena kondisi cuaca masih berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas tinggi.
Dalam penanganan tersebut, sejumlah personel turut dilibatkan, di antaranya IPTU B. Silalahi selaku Kapolsek Purba, IPDA Lasdoyan Silalahi, S.H., M.H. selaku Kanit Reskrim, AIPTU H. Sinaga selaku Kanit Intelkam, AIPTU SP. Sihombing selaku Kanit Provos, serta AIPTU CH. Sinurat selaku Bhabinkamtibmas Haranggaol.
Polres Simalungun memastikan akan terus bersinergi dengan pemerintah kecamatan dan instansi terkait dalam menangani dampak bencana serta memberikan pelayanan dan bantuan kepada masyarakat yang terdampak.
(Tim)










