ASAHAN – Tragis! Muhammad Iman (33), sopir taksi online asal Marelan, Kota Medan, ditemukan tewas mengambang di parit perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Asahan, Kamis (22/10/2026). Sejumlah luka tusukan ditemukan pada tubuhnya, sementara mobil yang digunakannya untuk mencari nafkah dilaporkan hilang.

Kematian korban menyisakan sejumlah pertanyaan besar. Apakah Muhammad Iman menjadi korban perampokan yang berujung kematian? Ke mana mobilnya dibawa? Dan siapa pihak yang harus bertanggung jawab atas peristiwa ini?

Kapolsek Kota Kisaran Timur, IPTU Riki Hamdany, membenarkan penemuan jasad tersebut. Polisi menerima laporan masyarakat sekitar pukul 12.30 WIB.

Saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas bersama Tim Identifikasi Polres Asahan menemukan sejumlah barang, di antaranya kabel jumper aki dan karung goni. Kaitan barang-barang tersebut dengan peristiwa yang menimpa korban masih harus dipastikan melalui penyelidikan.

Jasad korban sempat dievakuasi ke RSUD H. Abdul Manan Simatupang Kisaran sebelum dirujuk ke RS Bhayangkara Medan untuk menjalani autopsi guna membantu mengungkap penyebab kematiannya.

Mobil Raib, Kematian Menyisakan Misteri

Hilangnya kendaraan korban menjadi salah satu petunjuk penting yang perlu ditelusuri. Polisi dituntut mengungkap rangkaian kejadian secara menyeluruh, mulai dari penyebab kematian, keberadaan mobil, hingga kemungkinan keterlibatan pihak lain.

Dugaan perampokan yang berujung pembunuhan belum dapat dipastikan sebelum penyidik memperoleh bukti yang cukup. Karena itu, setiap petunjuk harus diuji secara profesional agar pengungkapan kasus tidak berhenti pada dugaan.

Keluarga menanti kepastian, publik menunggu jawaban. Kematian Muhammad Iman harus diusut tuntas agar fakta di balik tragedi ini terungkap dan pihak yang terbukti bertanggung jawab dapat diproses sesuai hukum.

Tim Biro Sumut