PEMATANGSIANTAR – Pemilihan Rektor Universitas Simalungun (USI) periode 2026-2030 menjadi momentum penting bagi sivitas akademika dalam menentukan arah pengembangan kampus untuk empat tahun ke depan.

Salah satu kandidat yang menyatakan kesiapannya mengikuti proses pemilihan tersebut adalah Kurnia Harahap. Ia menyatakan siap mengikuti seluruh tahapan yang telah ditetapkan panitia pemilihan Rektor USI hingga proses tersebut selesai.

Kurnia menilai Universitas Simalungun memiliki sejarah dan peran penting dalam dunia pendidikan tinggi di Kota Pematangsiantar dan sekitarnya.

Menurutnya, USI yang berdiri sejak 1965 di bawah naungan Yayasan Universitas Simalungun telah menjadi salah satu institusi pendidikan tinggi yang turut berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia di wilayah tersebut.

“Universitas Simalungun merupakan salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara. USI telah menjadi bagian dari perjalanan pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia di daerah ini,” ujar Kurnia, Senin (5/10/2026).

Rekam Jejak Pendidikan dan Profesional

Kurnia Harahap memiliki latar belakang pendidikan di bidang teknik. Pendidikan dasarnya ditempuh di SD Taman Asuhan Kota Pematangsiantar pada 1984-1990, kemudian melanjutkan ke SMP Taman Asuhan Kota Pematangsiantar pada 1990-1993.

Setelah itu, ia menempuh pendidikan di SMA Negeri 2 Pematangsiantar pada 1993-1996.

Untuk pendidikan tinggi, Kurnia menyelesaikan pendidikan S1 Teknik di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1996-2002. Ia kemudian melanjutkan pendidikan S2 Magister Teknik (MT) di ITB pada 2003-2005.

Selanjutnya, Kurnia menempuh pendidikan doktoral di Universitas Sumatera Utara (USU) pada 2015-2019.

Pengalaman profesionalnya juga cukup panjang. Ia pernah menjadi asisten dosen di ITB pada Juni 2002 hingga Juli 2005. Pada periode 2002-2003, ia juga tercatat memiliki pengalaman sebagai arsitek di Bita Enarcon Engineering, Bandung.

Kurnia kemudian berkarier di dunia perusahaan dengan menduduki posisi manajerial di PT Souci Indoprima Medan pada November 2005-November 2007 dan PT Sark Indoprima Medan pada November 2007-November 2008.

Setelah itu, ia mulai memasuki dunia akademik sebagai dosen honor pada November 2008 hingga Januari 2009, sebelum kemudian menjadi dosen tetap Universitas Simalungun sejak Januari 2009 hingga Maret 2024.

Dalam bidang akademik, Kurnia saat ini memiliki jabatan fungsional Lektor Kepala.

Pengalaman di Lingkungan USI

Pengalaman Kurnia di lingkungan Universitas Simalungun juga diwarnai sejumlah jabatan struktural.

Ia pernah dipercaya sebagai Wakil Dekan I Fakultas Teknik USI periode 2015-2019. Selanjutnya, ia menjabat sebagai Dekan Fakultas Teknik USI periode 2019-2023.

Pada periode 2022-2026, Kurnia dipercaya menduduki posisi Wakil Rektor I USI.

Berbekal pengalaman akademik, profesional dan struktural tersebut, Kurnia menyatakan kesiapannya mengikuti proses pemilihan Rektor USI periode 2026-2030.

Ia berharap ke depan USI dapat terus mengembangkan jaringan kerja sama, memperkuat peran perguruan tinggi, serta meningkatkan daya tarik kampus bagi calon mahasiswa.

“Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas jaringan USI sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan jumlah mahasiswa dan mahasiswi pada tahun-tahun mendatang,” katanya.

Kurnia menegaskan akan mengikuti seluruh tahapan pemilihan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan panitia.

Ia berharap proses pemilihan Rektor USI periode 2026-2030 dapat berjalan dengan baik dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam menentukan arah pengembangan Universitas Simalungun ke depan.

(Tim/Red)