SIMALUNGUN – Memperkuat silaturahmi antara Polri, ulama, dan masyarakat, Kapolres Simalungun AKBP Dr. Hendri Nupia Dinka Barus, S.H., S.I.K., M.M., hadir mewakili Kapolda Sumatera Utara dalam Haul ke-17 Tuan Guru Batak (TGB) Syekh Abdurrahman Rajagukguk di Pondok Persulukan Serambi Babussalam, Desa Jawa Tongah, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Sabtu (17/10/2026).
Sekitar 900 jemaah dan tamu undangan menghadiri kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut. Tidak sekadar mengenang perjuangan seorang ulama besar, haul ini menjadi momentum memperkuat nilai keagamaan, kepedulian sosial, toleransi, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menyampaikan bahwa kehadiran Kapolres merupakan wujud komitmen Polri dalam membangun hubungan harmonis dengan para ulama, pemerintah daerah, dan seluruh lapisan masyarakat.
“Kapolres Simalungun hadir mewakili Bapak Kapolda Sumut. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar,” ujarnya.
Haul ke-17 ini turut dihadiri Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI H. Sugiat Santoso, S.E., M.S.P., Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih, S.E., M.M., Wakil Bupati Benny Gusman Sinaga, S.T., serta Wakil Wali Kota Pematangsiantar Herlina.
Hadir pula Kepala Badan Kesbangpol Sumatera Utara Dr. Ir. Mulyono, S.T., M.Si., yang mewakili Gubernur Sumatera Utara, bersama jajaran TNI-Polri, tokoh agama, akademisi, perwakilan perusahaan, para santri, dan masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan senandung sufi dan munajat, makan bersama, serta salat Zuhur berjemaah. Acara dilanjutkan dengan sambutan para pejabat, tausiah dan doa kebangsaan oleh Syekh Dr. H. Ahmad Sabban El-Rahmaniy Rajagukguk, M.A.
Kegiatan sosial turut mewarnai acara melalui peresmian Rumah Tahfiz Al-Qur’an Haji Sugiat Santoso, pemberian santunan kepada anak yatim dan kaum duafa, serta pembagian sembako bagi fakir miskin dan masyarakat yang membutuhkan.
Mengusung tema “Mempertajam Nurani, Menumbuhkan Empati dan Kemanusiaan”, haul tahun ini mengingatkan bahwa nilai-nilai agama seharusnya tercermin dalam kepedulian terhadap sesama, penghormatan terhadap perbedaan, dan semangat membantu masyarakat yang membutuhkan.
Sosok TGB Syekh Abdurrahman Rajagukguk dikenang sebagai ulama yang menghormati adat dan budaya, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, serta mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, doa juga dipanjatkan untuk keselamatan bangsa Indonesia serta Presiden Prabowo Subianto dan jajaran kabinet agar senantiasa diberikan kemudahan dalam menjalankan amanah pemerintahan.
Pondok Persulukan Serambi Babussalam selama ini turut berperan dalam membina toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Simalungun yang dikenal memiliki keberagaman suku, budaya, dan agama.
Untuk menjamin kelancaran acara, Polres Simalungun telah menyiapkan rencana pengamanan sejak sehari sebelum pelaksanaan. Pengamanan dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan para jemaah dapat mengikuti acara dengan aman dan nyaman.
AKP Verry Purba menegaskan, Polres Simalungun akan terus menjalin koordinasi dengan pengelola pondok, TNI, pemerintah daerah, serta tokoh agama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kerukunan dan persatuan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga toleransi dan bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman serta kondusif,” tutupnya.
Haul ke-17 TGB Syekh Abdurrahman Rajagukguk pun menjadi pengingat bahwa warisan seorang ulama tidak hanya hidup dalam kenangan, tetapi juga dalam nilai-nilai kebaikan, kepedulian, dan persatuan yang terus diamalkan oleh generasi penerus.
POLRES SIMALUNGUN POLDA SUMATERA UTARA Berintegritas dan Humanis dalam Melayani Masyarakat.
Polisi Bersama Masyarakat, Melindungi, Mengayomi, dan Melayani.
(Tim)









