SIMALUNGUN – Anggota DPRD Kabupaten Simalungun dari Partai Gelora, H. Karnali Saragih, mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat persatuan dan membangun sinergi dengan pemerintah demi mendorong kemajuan Kecamatan Dolok Batu Nanggar.

Menurutnya, pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan pemerintah. Diperlukan komunikasi yang terbuka, keterlibatan masyarakat, serta kerja sama lintas sektor agar berbagai persoalan yang dihadapi warga dapat ditangani secara bertahap dan tepat sasaran.

Ajakan tersebut disampaikan Karnali dalam pertemuan silaturahmi dan musyawarah yang digelar Camat Dolok Batu Nanggar, Siti Aminah Siregar, dalam rangka satu tahun kepemimpinannya sebagai camat. Kegiatan berlangsung di Ruang Harungguan Tuan Rondahaim, Kantor Camat Dolok Batu Nanggar, Jumat (9/10/2026).

Karnali mengapresiasi inisiatif pemerintah kecamatan yang membuka ruang dialog bagi unsur pemerintahan, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan kalangan pemuda untuk menyampaikan aspirasi sekaligus membahas kebutuhan pembangunan.

“Pembangunan membutuhkan kebersamaan dan komitmen semua pihak. Mari kita jaga persatuan, perkuat komunikasi, dan bersama-sama memperjuangkan kebutuhan masyarakat Dolok Batu Nanggar,” ujarnya.

Banjir Serbelawan dan Normalisasi Sungai Jadi Sorotan

Dalam musyawarah tersebut, sejumlah persoalan strategis menjadi pembahasan, mulai dari penanganan banjir di Pasar Bawah Serbelawan, normalisasi Sungai Bah Sikkam, pemanfaatan pasar relokasi, penataan tribun, hingga perbaikan Wisma Karya Serbelawan.

Persoalan banjir dan normalisasi Sungai Bah Sikkam menjadi salah satu perhatian yang disoroti. Pasalnya, penanganan persoalan tersebut membutuhkan koordinasi berbagai pihak, termasuk instansi yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan sungai dan penanganan infrastruktur.

Karnali menegaskan, aspirasi masyarakat terkait persoalan tersebut terus diperjuangkan melalui jalur legislatif bersama Fraksi Simalungun Madani.

“Kami terus memperjuangkan aspirasi masyarakat terkait penanganan banjir dan normalisasi Sungai Bah Sikkam melalui jalur legislatif bersama Fraksi Simalungun Madani. Harapannya, persoalan ini mendapat perhatian dan tindak lanjut dari pihak terkait agar risiko banjir dapat dikurangi,” ungkapnya.

Ia berharap pembahasan dalam forum musyawarah tidak berhenti sebatas penyampaian keluhan, tetapi dilanjutkan dengan koordinasi lintas sektor, kajian teknis, serta penetapan skala prioritas agar setiap persoalan dapat ditangani sesuai kewenangan dan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, penanganan banjir perlu menjadi perhatian bersama, terutama melalui langkah-langkah yang tepat untuk mengurangi risiko genangan dan melindungi aktivitas masyarakat.

Dorong Pembenahan Fasilitas Umum

Selain persoalan banjir, pemanfaatan pasar relokasi, penataan tribun, dan perbaikan Wisma Karya Serbelawan turut menjadi agenda pembahasan.

Karnali berharap berbagai fasilitas umum tersebut mendapat perhatian dan pembenahan sesuai kebutuhan, sehingga keberadaannya dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong, menjaga situasi tetap kondusif, serta menyampaikan aspirasi secara terbuka dan konstruktif.

“Persoalan yang dihadapi masyarakat harus dibahas bersama dan ditindaklanjuti secara nyata. Kita berharap penanganan banjir dan pembenahan fasilitas umum mendapat perhatian sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolsek Serbelawan IPTU Rido V. Pakpahan, perwakilan Danramil 05/SBL, Ketua PAC Pemuda Pancasila Herman Evana Saragih, perwakilan organisasi kepemudaan, Lurah Serbelawan Lasma Damanik, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta undangan lainnya.

Karnali berharap pertemuan silaturahmi dan musyawarah tersebut menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat dalam mendorong pembangunan Kecamatan Dolok Batu Nanggar yang lebih maju, aman, tertata, dan sejahtera.

“Dengan persatuan, komunikasi, dan kerja sama yang baik, kita dapat bersama-sama mendorong pembangunan demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Dolok Batu Nanggar,” tutupnya.

Redaksi: JF