SIMALUNGUN – Kepedulian pemerintah terhadap masyarakat kembali terlihat di Kelurahan Aman Sari, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun. Seorang perempuan lanjut usia bernama Mariati (66), yang tinggal seorang diri dalam kondisi sakit dan terbaring lemah, akhirnya mendapat pertolongan setelah informasi mengenai kondisinya diterima pihak kelurahan.
Respons cepat dilakukan pada Senin dini hari (12/10/2026), setelah masyarakat melaporkan kondisi Mariati kepada pihak kelurahan pada Minggu malam sekitar pukul 23.00 WIB.
Mendapat informasi tersebut, Lurah Aman Sari, Sahrinan Purba, bersama bidan dari UPTD Puskesmas Serbelawan segera mendatangi kediaman Mariati di Lingkungan II, Kelurahan Aman Sari, Kecamatan Dolok Batu Nanggar.
Setelah melihat kondisi warga tersebut, petugas mengambil langkah penanganan medis dan mengevakuasi Mariati menggunakan ambulans menuju RSUD Perdagangan agar memperoleh pemeriksaan serta perawatan lebih lanjut.
Direktur Utama RSUD Perdagangan, dr. Donal Rudi Pangaribuan, menjelaskan bahwa Mariati mengalami kondisi kegawatdaruratan akibat kadar gula darah rendah atau hipoglikemia yang membutuhkan penanganan medis segera.
Pihak rumah sakit menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan medis pasien, dengan mengutamakan keselamatan dan penanganan yang tepat.
Lurah Aman Sari, Sahrinan Purba, mengatakan bahwa kehadiran pemerintah dalam situasi darurat merupakan bagian dari tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat, terlebih bagi warga yang membutuhkan perhatian khusus.
“Pemerintah Kabupaten Simalungun tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan perhatian khusus. Ketika ada warga sakit dan membutuhkan bantuan, kita harus hadir dan bergerak cepat,” ujarnya.
Menurut Sahrinan, penanganan Mariati tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari pemerintah kelurahan, pemerintah kecamatan, Dinas Kesehatan, Puskesmas Serbelawan, hingga RSUD Perdagangan. Informasi dari masyarakat juga berperan penting sehingga kondisi Mariati dapat segera ditindaklanjuti.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun, dr. Debora Evalinch Sigit Haloho, turut menegaskan pentingnya meningkatkan kecepatan respons pelayanan kesehatan, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan pendampingan dan perhatian khusus.
“Kami mendorong seluruh aparatur kesehatan agar lebih responsif terhadap kondisi warga. Kami berkomitmen memastikan setiap orang mendapatkan pelayanan sesuai kebutuhan medisnya, tanpa terkecuali,” tegasnya.
Rasa syukur juga disampaikan Wasito, perwakilan keluarga Mariati. Ia mengucapkan terima kasih kepada Bupati Simalungun dan seluruh pihak yang telah memberikan perhatian serta membantu membawa Mariati ke rumah sakit.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati Simalungun yang telah memberikan perhatian kepada kami, melihat kondisi kami, dan membantu membawa Ibu Mariati untuk mendapatkan pengobatan,” ungkap Wasito dengan haru.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa kepedulian terhadap warga yang sakit, khususnya lansia yang tinggal seorang diri, membutuhkan perhatian bersama. Informasi sederhana dari masyarakat dapat menjadi langkah awal yang sangat berarti untuk mempercepat pertolongan.
Gerak cepat lintas sektor tersebut sekaligus menegaskan pentingnya pelayanan publik yang responsif dan humanis. Pemerintah tidak hanya dituntut hadir melalui program dan kebijakan, tetapi juga memastikan warga yang berada dalam kondisi rentan memperoleh perhatian serta akses terhadap pertolongan medis.
Sebab, ukuran pelayanan bukan semata-mata seberapa banyak program dijalankan, melainkan juga seberapa cepat pertolongan diberikan ketika masyarakat benar-benar membutuhkannya.
Redaksi: ANEWS-Chanel










