Menu

Mode Gelap
 

Pendidikan Β· 20 Mei 2024 13:15 WIB

Terkait Studi Tour, Kepsek SMP Negeri 1 Hatonduhan, “Tidak ada paksaan, yang tak setuju akan dikembalikan dananya.


 Terkait Studi Tour, Kepsek SMP Negeri 1 Hatonduhan, “Tidak ada paksaan, yang tak setuju akan dikembalikan dananya. Perbesar

SIMALUNGUN _ Tentang kegiatan studi tour, Plt kepala sekolah SMP Negeri 1 Hatonduhan memberikan pernyataan dihadapan media.

Plt Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Hatonduhan bermarga Hutabarat yang ditemui di ruangannya, Ia mengatakan bahwa rencana keberangkatan studi tour sudah diketahui Komite, dan pihak sekolah sudah mengirimkan surat persetujuan kepada wali murid. Kata Kepsek yang di dampingi beberapa guru SMP Negeri 1 Hatonduhan.

Baca Juga :Β Tak Terima Diberitakan Soal Dugaan Perselingkuhan, Oknum Pangulu Ancam Wartawan Lapor Polisi.

Sedikitnya ada 100 dari 109 wali murid yang sudah merestui keberangkatan pada Selasa (21/05/2024) esok, terkait adanya isu pemaksaan bagi yang tak setuju, dan yang tak ikut berangkat wajib bayar, Kepsek SMP Negeri 1 menegaskan, agar orang tua siswa pada hari ini Senin (20/05/2024) untuk datang ke sekolah dan akan di kembalikan uang ongkos studi tour yang sudah dibayar.

Lebih jauh Kepsek menegaskan, “Kegiatan Studi Tour ini adalah keinginan siswa, kemudian kami para guru berkoordinasi, kemana dan berapa biayanya, lalu kami menyampaikan kepada komite sekolah langka apa yang harus dilakukan. Kata Kepsek.

Tidak detail Kepsek SMP Negeri 1 Hatonduhan menjelaskan, rapat yang di lakukan bersama Komite, Ia hanya menerangkan bahwa Komite Sekolah sudah setuju dan ada bukti surat persetujuan dari Ketua komite, Katanya lagi.

Disebutkan juga, 350 ribu yang ditetapkan oleh pihak sekolah untuk ongkos studi tour, akan mengunjungi tiga lokasi wisata dari mulai Berastagi hingga Ke Medan, Ucapnya.

Terpisah, menanggapi isu yang beredar, Jursa Siagian SE, Anggota DPRD Simalungun dari Komisi IV, saat diminta tanggapannya beliau tidak menyetujui dan juga tidak melarang, Selaku Komisi IV yang membidangi masalah sekolah, Ia hanya berpesan, agar setiap sekolah di Kabupaten Simalungun menerapkan kebijakan dengan benar, sehingga tidak menimbulkan kerancuan, dan hendaknya pihak sekolah sebelum melakukan kegiatan yang melibatkan orang tua siswa harus dilakukan musyawarah bersama komite sekolah. Ungkapnya.

Baca Juga :Β Himbauan Dishub Sumut, Terkait Pelaksanaan Study Tour.

“Jangan mengambil inisiatif sendiri sehingga menjadi perdebatan di tengah masyarakat, dan terkait studi tour yang saat ini kerap di perbincangkan, saya sampaikan jangan ada bahasa di paksa ikut dan tidak ikut wajib bayar, kerena ekonomi masyarakat tidak sama, dan kebutuhan hidup juga tidak sama, untuk itu kami tekankan agar pihak sekolah benar-benar memberikan kebijakan yang tidak memberatkan orang tua siswa, Tandasnya. (A01)

Editor Redaksi : A01

Artikel ini telah dibaca 189 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Wakil Bupati Simalungun Hadiri Pembukaan Kegiatan Pembinaan Pramuka SWK KODIM 0207/SML TA 2024

18 Mei 2024 - 23:26 WIB

Pelepasan Kelas XI Mts Negeri 3 Simalungun Diwarnai Penuh Haru

9 Mei 2024 - 15:11 WIB

Inilah Juara Tingkat Dapil 5, Lomba Tortor dan Senam Lansia Yang Lolos Ke Tingkat Kabupaten.

8 Mei 2024 - 17:44 WIB

Paska Idul Fitri Ada Istilah Lebaran Ketupat, Berikut Sejarahnya

15 April 2024 - 19:20 WIB

SISWA MAN SIBOLGA IKUTI KSM 2024 KEMENAG SUMUT

30 Maret 2024 - 11:50 WIB

Dalam Menyukseskan Program IVA Test Camat Hatonduhan Ajak Seluruh Masyarakat Melakukan Pemeriksaan Di Puskesmas

14 Maret 2024 - 14:33 WIB

Trending di Pendidikan